Cara Evaluasi Iklan Shopee agar Tidak Boncos
Cara evaluasi iklan Shopee per iklan: hitung ROAS impas, bandingkan ROAS, ACOS, klik, dan konversi, lalu putuskan lewat contoh tiga iklan dengan cek balik.
Cara evaluasi iklan Shopee yang aman: hitung dulu ROAS impas produk Anda (harga jual dibagi untung per pesanan sebelum iklan), lalu bandingkan ROAS tiap iklan dengan angka itu satu per satu, bukan ROAS total toko. Iklan yang ROAS-nya di bawah impas merugi walau penjualannya besar, iklan yang di atas impas dipertahankan, dan iklan yang datanya masih sedikit ditunggu dulu. Setelah tahu iklan mana yang rugi, baru baca persentase klik dan tingkat konversinya untuk mencari sebabnya.
Angka yang dibaca saat evaluasi iklan Shopee
Laporan performa ada di Seller Centre, menu Iklan Shopee. Rumus di bawah ini kami salin dari halaman Pemantauan Performa Iklan dan Mengevaluasi Performa Iklan Shopee, dibaca 30 September 2026. Shopee menyebut ROAS sebagai Efektivitas Iklan, dan ACOS sebagai Persentase Biaya Iklan terhadap Penjualan.
| Angka | Rumus | Menjawab pertanyaan |
|---|---|---|
| ROAS | Penjualan dari iklan dibagi biaya | Tiap Rp 1 biaya iklan kembali jadi berapa rupiah penjualan? |
| ACOS | Biaya dibagi penjualan dari iklan, dalam persen | Berapa persen penjualan habis untuk iklan? Kebalikan dari ROAS. |
| Persentase klik (CTR) | Jumlah klik dibagi jumlah dilihat | Dari orang yang melihat iklan, berapa persen yang mengeklik? |
| Tingkat konversi | Konversi dibagi jumlah klik | Dari orang yang mengeklik, berapa persen yang membeli? |
| Biaya per klik | Biaya dibagi jumlah klik | Satu pengunjung dari iklan harganya berapa? |
| Dilihat | Dibaca langsung | Datanya sudah cukup banyak untuk disimpulkan atau belum? |
Satu catatan soal biaya per klik. Angka itu tidak ada di daftar metrik resmi yang kami baca, jadi Anda menghitungnya sendiri. Menurut halaman resmi Iklan Shopee, biaya Iklan Produk GMV Max kini dihitung berdasarkan tayangan, bukan klik. Biaya per klik tetap berguna sebagai ukuran, tapi bukan tarif yang Anda atur. Beda mode Auto dan ROAS di GMV Max serta cara menghitung targetnya ada di GMV Max Shopee.
Urutan membacanya penting. ROAS menjawab untung atau rugi. Persentase klik, tingkat konversi, dan biaya per klik menjawab kenapa. Banyak penjual membaca terbalik: sibuk menaikkan persentase klik padahal belum tahu iklannya untung atau tidak. Kalau Anda lebih terbiasa membaca biaya per konversi, batasnya bisa diturunkan dari margin yang sama, caranya di CPA Shopee.
Apa saja yang masuk ke Penjualan dari Iklan
ROAS di dashboard dihitung dari angka Penjualan dari Iklan. Angka itu lebih longgar daripada uang yang benar-benar masuk ke saldo Anda. Menurut halaman resmi Iklan Shopee yang kami baca pada 30 September 2026:
- Pesanan sampai 7 hari setelah iklan diklik ikut dihitung. Pembeli yang mengeklik hari Senin lalu membeli hari Sabtu tetap tercatat sebagai penjualan dari iklan.
- Produk lain dari toko Anda ikut dihitung. Pembeli mengeklik iklan gamis lalu membeli hijab di toko yang sama: penjualan hijab itu masuk ke iklan gamis.
- Untuk Iklan Produk GMV Max, pembeli yang hanya melihat iklan lalu membeli dalam 1 hari juga dihitung. Aturan ini tertulis berlaku mulai 7 Mei 2026.
- Pesanan yang dibatalkan dan dikembalikan tetap terhitung. Shopee menulis nilai penjualan pada Iklan Shopee termasuk pesanan yang dibatalkan serta yang dikembalikan atau direfund.
Akibatnya, ROAS di dashboard cenderung lebih bagus daripada hasil yang Anda terima. Jangan puas dengan ROAS yang pas di angka impas. Kalau toko Anda sering kena pembatalan atau retur, beri jarak lebih lebar.
Hitung ROAS impas dulu, baru menilai iklan
ROAS 5 bisa untung di satu toko dan rugi di toko lain, karena modal dan potongan Shopee tiap produk berbeda. Jadi sebelum menilai, cari ROAS impas: ROAS saat untung dari penjualan persis habis untuk biaya iklan.
ROAS impas = harga jual dibagi untung per pesanan sebelum iklan. Untung sebelum iklan adalah harga jual dikurangi modal, biaya operasional, dan semua potongan Shopee.
Contoh di artikel ini memakai gamis yang sama dengan artikel ROAS Shopee yang bagus berapa, supaya angkanya bisa dicocokkan. Ini angka contoh, bukan data toko sungguhan: harga jual Rp 150.000, modal Rp 85.000, biaya operasional Rp 3.000, toko Star yang ikut Gratis Ongkir XTRA dan Promo XTRA, satu gamis per pesanan.
- Biaya administrasi 8,25% = Rp 12.375
- Gratis Ongkir XTRA 7,5% = Rp 11.250
- Promo XTRA 4,5% = Rp 6.750
- Biaya proses pesanan = Rp 1.250
- Total potongan Shopee = Rp 31.625
Tarif di atas kami baca di Pusat Edukasi Penjual Shopee pada 30 September 2026, untuk kategori Pakaian Muslim Wanita. Kategori lain punya tarif lain. Biaya proses pesanan juga punya pengecualian: penjual Non-Star yang meng-upload produk pertama sebelum 1 Agustus 2026 tidak dikenai biaya ini untuk 50 pesanan pertama.
Untung sebelum iklan = 150.000 - 85.000 - 3.000 - 31.625 = Rp 30.375 per pesanan. ROAS impas = 150.000 dibagi 30.375 = 4,94. Kalau dibalik jadi ACOS, batasnya 30.375 dibagi 150.000 = 20,25%: iklan yang memakan lebih dari 20,25% penjualannya berarti rugi. Cara menurunkan batas ini untuk produk Anda sendiri, termasuk pengaruh PPN saldo iklan, ada di artikel batas ACOS Shopee.
PPN iklan menggeser batasnya
FAQ Iklan Shopee di Pusat Edukasi Penjual menulis penjual dikenakan PPN 11% untuk setiap pembelian Saldo Iklan Shopee. Ilustrasi di halaman itu: membeli saldo iklan Rp 100.000, yang dibayar Rp 111.000, saldo yang didapat Rp 100.000. Jadi uang yang keluar dari kantong Anda 1,11 kali saldo yang terpakai.
Kami tidak menemukan kalimat resmi yang menyebut apakah kolom Biaya di dashboard sudah memuat PPN itu, jadi ini belum bisa dipastikan. Karena saldo yang masuk Rp 100.000 untuk pembayaran Rp 111.000, artikel ini memakai anggapan yang lebih hati-hati: biaya di dashboard belum memuat PPN. Biaya iklan yang sebenarnya menjadi biaya di dashboard dikali 1,11, dan ROAS impas yang dibaca di dashboard naik dari 4,94 menjadi 5,48. Cek di toko Anda: bandingkan nominal yang Anda bayar saat isi saldo dengan saldo yang masuk.
Contoh hitung: tiga iklan gamis dalam 7 hari
Misalkan toko gamis tadi menjalankan tiga iklan, dan Anda membuka laporan 7 hari terakhir. Semua angka di bawah data contoh. Tiap pesanan berisi satu gamis, jadi angka Konversi sama dengan jumlah pesanan. Rumus laba tiap iklan: jumlah pesanan dikali Rp 30.375, dikurangi biaya iklan yang sudah dikali 1,11.
| Angka di dashboard | Iklan A | Iklan B | Iklan C |
|---|---|---|---|
| Dilihat | 42.000 | 58.000 | 1.400 |
| Jumlah klik | 1.050 | 1.160 | 30 |
| Pesanan | 42 | 18 | 2 |
| Penjualan dari iklan | Rp 6.300.000 | Rp 2.700.000 | Rp 300.000 |
| Biaya iklan | Rp 525.000 | Rp 580.000 | Rp 18.000 |
| ROAS | 12,00 | 4,66 | 16,67 |
| Persentase klik | 2,5% | 2,0% | 2,14% |
| Tingkat konversi | 4,0% | 1,55% | 6,67% |
| Biaya per klik | Rp 500 | Rp 500 | Rp 600 |
| Laba setelah iklan | Rp 693.000 | rugi Rp 97.050 | Rp 40.770 |
| Keputusan | Pertahankan | Perbaiki atau matikan | Tunggu data |
Skenario A: ROAS 12,00, jauh di atas impas
Biaya iklan Rp 525.000 dikali 1,11 = Rp 582.750. Untung sebelum iklan 42 x Rp 30.375 = Rp 1.275.750. Laba = 1.275.750 - 582.750 = Rp 693.000.
Cek balik: penjualan Rp 6.300.000, dikurangi modal 42 x 85.000 = Rp 3.570.000, operasional Rp 126.000, potongan Shopee Rp 1.328.250, dan biaya iklan Rp 582.750. Sisanya Rp 693.000, sama dengan hitungan di atas.
Keputusan: pertahankan. ROAS setelah PPN 10,81, lebih dari dua kali impas. Masih ada ruang menaikkan modal harian pelan-pelan, sambil memantau ROAS-nya tidak turun mendekati 5,48.
Skenario B: ROAS 4,66, penjualan besar tapi rugi
Iklan B terlihat sibuk: 58.000 kali dilihat, 1.160 klik, penjualan Rp 2.700.000. Biaya iklan Rp 580.000 dikali 1,11 = Rp 643.800. Untung sebelum iklan 18 x Rp 30.375 = Rp 546.750. Laba = 546.750 - 643.800 = rugi Rp 97.050.
Cek balik: penjualan Rp 2.700.000, dikurangi modal Rp 1.530.000, operasional Rp 54.000, potongan Shopee Rp 569.250, dan biaya iklan Rp 643.800. Hasilnya minus Rp 97.050. Tanpa PPN pun iklan ini tetap rugi Rp 33.250, karena ROAS 4,66 sudah di bawah impas 4,94.
Cara hitung yang keliru: penjualan dikurangi biaya iklan, 2.700.000 - 580.000 = Rp 2.120.000, lalu dianggap untung. Angka itu belum dipotong modal, operasional, dan potongan Shopee. Selisihnya dengan hasil yang benar Rp 2.217.050.
Keputusan: jangan dibiarkan berjalan seperti ini. Supaya impas, biaya iklan di dashboard untuk 18 pesanan itu maksimal Rp 492.568, sedangkan sekarang Rp 580.000. FAQ Iklan Shopee menulis: jika ROAS menurun, Anda dapat menurunkan modal atau meningkatkan target ROAS, dan pengaturan diubah bertahap, maksimal 20%, maksimal 1 kali per hari. Di contoh ini target ROAS iklannya 5,5, hampir sama dengan impas 5,48, jadi tidak menyisakan laba. Naik 20% berarti target menjadi 6,6. Sebelum itu, cari sebabnya di bagian berikut. Kalau setelah diperbaiki ROAS tetap di bawah impas, matikan.
Skenario C: ROAS 16,67, tapi datanya baru sedikit
Biaya iklan Rp 18.000 dikali 1,11 = Rp 19.980. Untung sebelum iklan 2 x Rp 30.375 = Rp 60.750. Laba = 60.750 - 19.980 = Rp 40.770.
Cek balik: penjualan Rp 300.000, dikurangi modal Rp 170.000, operasional Rp 6.000, potongan Shopee Rp 63.250, dan biaya iklan Rp 19.980. Sisanya Rp 40.770.
Keputusan: tunggu. ROAS-nya tertinggi di antara ketiganya, tapi hanya dari 2 pesanan dan 1.400 kali dilihat. Satu pesanan lebih sedikit saja, ROAS-nya turun separuh. Jangan menaikkan modal besar-besaran atau mematikan iklan dari data sekecil ini.
Kalau Anda ingin satu angka untuk membandingkan iklan yang modalnya berbeda, bagi untung bersih iklan dengan biaya iklan aktualnya. Cara menghitungnya, termasuk ROI dari tambahan budget, ada di artikel ROI iklan Shopee.
Kenapa ROAS total toko menyesatkan
Jumlahkan ketiga iklan tadi: penjualan Rp 9.300.000, biaya iklan Rp 1.123.000, ROAS total 8,28. Laba totalnya Rp 636.720. Dari angka total, toko ini terlihat sehat dan tidak ada yang perlu diubah.
Padahal Iklan B memakan 51,6% biaya iklan dan merugi. Tanpa Iklan B, laba naik dari Rp 636.720 menjadi Rp 733.770, lebih besar Rp 97.050, dengan biaya iklan kurang dari separuhnya. Inilah "boncos" yang sering tidak kelihatan: bukan seluruh iklan rugi, tetapi satu iklan yang rugi tertutup oleh iklan lain yang untung. Evaluasi harus per iklan.
Mencari sebab iklan rugi dari persentase klik dan konversi
Setelah tahu iklan mana yang rugi, tiga angka lain menunjukkan di mana bocornya.
| Gejala | Kemungkinan sebab | Yang dicoba |
|---|---|---|
| Dilihat banyak, klik sedikit | Foto utama, judul, atau harga kalah menarik dari produk di sebelahnya | Ganti foto utama, rapikan judul, cek harga pesaing |
| Klik banyak, pesanan sedikit | Halaman produk belum meyakinkan: harga, ulasan, variasi, atau ongkir | Perbaiki halaman produk dulu, jangan tambah modal iklan |
| Klik dan konversi wajar, tetap rugi | Biaya iklan terlalu besar untuk untung produk ini | Naikkan target ROAS bertahap atau turunkan modal |
| Hampir tidak dilihat | Target ROAS terlalu tinggi atau modal terlalu kecil | Turunkan target sedikit atau naikkan modal harian, lalu tunggu |
Iklan B masuk baris kedua. Persentase kliknya 2,0%, tidak jauh dari Iklan A yang 2,5%, dan biaya per kliknya sama, Rp 500. Bedanya di tingkat konversi: 1,55% melawan 4,0%. Orang mau mengeklik gamis motif itu tetapi jarang jadi membeli. Kalau konversinya bisa naik ke 4,0% dengan klik dan biaya yang sama, pesanannya jadi sekitar 46 dan iklan yang tadinya rugi berubah jadi laba Rp 753.450. Jadi yang perlu dikerjakan halaman produknya. Ini sejalan dengan saran FAQ Iklan Shopee: jika pengaturan sudah tepat, evaluasi performa produk, yaitu foto, harga, atau permintaan pasar.
Untuk judul, baca cara membuat judul produk di Shopee. Untuk harga, baca cara menentukan harga jual di Shopee.
Berapa persentase klik dan tingkat konversi yang "bagus"? Kami tidak menemukan angka resmi dari Shopee. Halaman resminya hanya menulis semakin tinggi nilai CTR, semakin menarik iklan Anda bagi pembeli. Risetika memakai patokan kasar bawaan yang bisa Anda ubah: persentase klik 2% ke atas baik dan 1% ke atas cukup, tingkat konversi 5% ke atas baik dan 2% ke atas cukup. Patokan ini belum diuji dengan data penjual, jadi pakai untuk mencari sebab, bukan untuk memutuskan untung atau rugi. Yang memutuskan tetap ROAS impas Anda sendiri.
Kapan hasil iklan belum boleh disimpulkan
Iklan C menunjukkan masalahnya: angka bagus dari data yang terlalu sedikit. Empat hal yang perlu dicek sebelum memutuskan:
- Iklan baru berjalan. FAQ GMV Max di situs Iklan Shopee menyarankan menunggu setidaknya 7 hari agar sistem menyelesaikan Fase Pembelajaran, dan tidak menyarankan perubahan selama 7 hari pertama itu. Halaman yang sama menyarankan mengamati performa keseluruhan selama 7 sampai 14 hari dan mengabaikan naik turun harian. Panduan Pemantauan Performa Iklan menulis angka yang berbeda: untuk iklan pertama, tunggu 2 minggu sebelum mengunduh laporan. Ambil yang lebih lama bila ragu.
- Anda baru mengubah target. Menurut FAQ GMV Max, mengubah target ROAS membuat iklan masuk Fase Pembelajaran lagi. Catat tanggal perubahan dan nilai hasilnya dari periode setelah itu.
- Jumlah tayangan dan pesanan. Risetika memberi tanda "Impresi Terlalu Kecil" pada iklan yang sudah menjual tetapi belum dilihat 2.000 kali. Angka 2.000 ini patokan kasar, bukan aturan Shopee. Intinya: makin sedikit pesanan, makin mudah ROAS berubah karena satu pesanan.
- Periode yang sama. Bandingkan 7 hari dengan 7 hari. Shopee sendiri menyarankan membandingkan dengan periode normal di luar tanggal kampanye bila ROAS turun lebih dari 7 hari.
Membaca untung rugi per iklan langsung di dashboard
Hitungan di atas harus diulang untuk tiap iklan, tiap minggu, dan diulang lagi setiap tarif Shopee berubah. Di sinilah biasanya evaluasi berhenti dikerjakan. Evaluasi Dashboard Iklan di ekstensi Risetika menempelkan hasil hitungannya di sebelah angka Shopee, di halaman iklan Seller Centre.
Cara membaca tanda di tiap baris:
- Tanda Ad di kolom Biaya Iklan. Biaya setelah ditambah PPN 11% dan porsinya dari total biaya iklan. Iklan B memakan 51,6%. Persen PPN bisa diubah, termasuk dijadikan 0 kalau biaya di dashboard Anda ternyata sudah memuat PPN.
- BAGUS, CUKUP, atau BURUK di kolom ROAS. Dinilai terhadap ROAS impas dari Kalkulator ROAS Anda sendiri, di sini 4,94. Iklan B tertulis BURUK 4,19 karena ROAS setelah PPN di bawah impas. Dengan setelan bawaan, tanda BAGUS muncul bila ROAS setelah PPN minimal dua kali impas (9,88 di contoh ini), dan CUKUP di antara keduanya.
- Sisa di kolom Penjualan. Penjualan dikurangi biaya iklan, belum dikurangi modal. Ini bukan untung. Tulisan "margin >23,8%" di Iklan B berarti iklan itu baru untung kalau untung sebelum iklan produknya di atas 23,8% dari harga jual. Gamis contoh hanya 20,25%, jadi rugi.
- Impresi Terlalu Kecil. Muncul di Iklan C: sudah ada penjualan, tapi belum dilihat 2.000 kali.
- CPC. Biaya per klik tiap iklan, Rp 500 sampai Rp 600 di contoh. Untuk menilai apakah biaya klik masih bisa ditanggung, hitung batas CPC Shopee dari kontribusi per pesanan.
Tombol Simpan Performa merekam angka periode yang sedang tampil, dan Catatan Evaluasi menyimpan apa yang Anda ubah hari itu. Minggu depan Anda bisa membandingkan hasilnya dengan catatan itu, bukan dengan ingatan. ROAS impas yang dipakai penilaian ini berasal dari Kalkulator Target ROAS, dan bisa diatur berbeda untuk tiap iklan karena modal tiap produk berbeda.
Penilaian per iklan menjawab apakah satu iklan menutup biayanya. Untuk melihat berapa yang tersisa dari semua pesanan sebulan, termasuk pesanan yang datang tanpa iklan, hitung keuntungan bersih per pesanan dan per bulan.
Tarif yang dijadwalkan berubah mulai 1 Desember 2026
ROAS impas ikut berubah saat tarif Shopee berubah. Menurut halaman Gratis Ongkir XTRA di Pusat Edukasi Penjual Shopee, yang kami baca pada 30 September 2026, mulai 1 Desember 2026 untuk penjual non-Mall, bila jadi diberlakukan, biaya Gratis Ongkir XTRA gamis ukuran biasa direncanakan naik dari 7,5% menjadi 9,0%. Bila tarif 1 Desember 2026 itu berlaku, ROAS impas gamis contoh naik dari 4,94 menjadi 5,33, atau 5,92 setelah PPN iklan. Iklan yang sekarang pas-pasan bisa berubah jadi rugi tanpa ada yang berubah di dashboard iklannya. Sampai tanggal itu, semua hitungan di artikel ini memakai tarif yang berlaku sekarang. Setiap ada perubahan tarif, hitung ulang ROAS impas sebelum mengevaluasi iklan.
Untuk membaca jumlah klik yang berujung penjualan, lihat cara menghitung conversion rate Shopee, termasuk perbedaan pesanan dan konversi serta contoh batas biayanya.
Jika persentase klik menjadi perhatian Anda, baca CTR Shopee yang bagus untuk membandingkan klik dengan biaya dan hasil pesanan.
Pertanyaan yang sering muncul
ACOS Shopee yang bagus berapa?
Tidak ada satu angka untuk semua toko. Batasnya adalah untung per pesanan sebelum iklan dibagi harga jual. Di gamis contoh artikel ini batasnya 20,25%: ACOS di bawah itu untung, di atasnya rugi. Kalau biaya iklan di dashboard belum memuat PPN 11%, kalikan dulu biayanya dengan 1,11.
CTR iklan Shopee yang bagus berapa?
Kami tidak menemukan angka resmi dari Shopee, dan angkanya berbeda per kategori. Risetika memakai patokan kasar 2% ke atas baik dan 1% ke atas cukup, yang bisa Anda ubah. Persentase klik dipakai untuk mencari sebab, bukan untuk memutuskan untung atau rugi.
Kenapa iklan Shopee boncos padahal ROAS-nya terlihat tinggi?
Biasanya karena yang dilihat ROAS total toko, atau ROAS dibandingkan dengan angka umum dan bukan dengan ROAS impas produk sendiri. Di contoh artikel ini ROAS total 8,28 terlihat aman, padahal satu iklan dengan ROAS 4,66 merugi Rp 97.050 dalam 7 hari.
Apakah Biaya Iklan di dashboard Shopee sudah termasuk PPN?
Belum bisa dipastikan dari halaman resmi yang kami baca. FAQ Iklan Shopee menulis penjual dikenakan PPN 11% untuk setiap pembelian Saldo Iklan Shopee, dengan ilustrasi saldo Rp 100.000 dibayar Rp 111.000, tetapi tidak menyebut kolom Biaya di dashboard. Bandingkan nominal yang Anda bayar saat isi saldo dengan saldo yang masuk.
Berapa lama iklan Shopee dibiarkan sebelum dievaluasi?
Untuk iklan GMV Max, halaman resmi Iklan Shopee menyarankan menunggu setidaknya 7 hari sampai Fase Pembelajaran selesai, lalu mengamati performa selama 7 sampai 14 hari. Panduan pemantauan performa menulis 2 minggu untuk iklan pertama. Perubahan target atau modal disarankan bertahap, maksimal 20% dan maksimal 1 kali per hari.
Paket Risetika mana yang memuat evaluasi iklan?
Penilaian iklan termasuk fitur paket Iklan Pro, dan paket Pro Max memuat semua fitur Iklan Pro. Detail harga ada di halaman paket Risetika.
Baca angka pasarnya sendiri
Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.