Tutorial bergambar

Panduan Risetika

Panduan lengkap memakai Risetika, dari riset pasar sampai kalkulator iklan.

BAGIAN 1

Mulai Cepat

Tiga langkah dasar sebelum memakai fitur lain.

Belum terpasang? Risetika ada di Chrome Web Store. Pasang sekali di Chrome, lalu ikuti tiga langkah di bawah.

Pasang dari Chrome Web Store Video cara pasang
  1. Login di extension ini dengan akun Google Anda (paket harus aktif). Tonton video login Google
  2. Login Shopee di browser yang sama. Toko Anda akan terdeteksi & aktif otomatis, cek di Dashboard bagian Toko Anda. Login Shopee inilah yang membuka fitur Risetika di halaman Shopee. Tonton video login Shopee
  3. Buka shopee.co.id, cari sebuah keyword (mis. "hijab voal"), lalu biarkan panel kanan-bawah mengumpulkan produk sampai selesai.
Popup Risetika saat belum login, berisi tiga langkah awal
Sebelum login. Klik ikon Risetika di bilah ekstensi. Popup ini yang muncul, lengkap dengan tiga langkah awalnya.
Popup Risetika setelah login, menampilkan ringkasan keyword yang sedang diriset
Sesudah login dan riset berjalan. Popup yang sama kini merangkum keyword yang sedang dikumpulkan.
Penting: fitur di halaman Shopee hanya terbuka jika paket aktif dan akun Shopee yang login termasuk toko terdaftar yang diaktifkan.
BAGIAN 2

Paket, Masa Coba & Cara Berlangganan

Login pertama kali memberi masa coba 3 hari dengan semua fitur terbuka. Sesudahnya, paketlah yang menentukan apa yang terbuka di halaman Shopee.

  • Iklan Pro, kalkulator dan analitik iklan: kalkulator ROAS, indikator Baik/Cukup/Rugi, histori campaign.
  • Riset Pro, riset pasar: panel Riset Market, Varian Terlaris, estimasi omzet kompetitor.
  • Pro Max, keduanya sekaligus.
Yang dikunci paket adalah pengumpulan data dan kalkulator di halaman Shopee. Dashboard ini sendiri selalu bisa dibuka: data yang sudah pernah terkumpul tetap bisa dibaca.

Melihat status paket Anda

  • Pil di kanan atas dashboard menyebut nama paket Anda dan tanggal berakhirnya (misalnya Riset Pro · Aktif s/d 17 Okt 2026) kalau langganan berjalan, dan berubah oranye dengan sisa hari saat tinggal seminggu.
  • Belum berlangganan (termasuk masa coba dan langganan yang habis) ditandai badge Free beserta tombol Upgrade.
  • Menu akun (klik nama Anda) mengulang status yang sama di bawah alamat email.

Berlangganan

Bisa lewat situs web Risetika atau langsung dari ekstensi, langkahnya sama. Video langganan lewat web Video langganan lewat ekstensi

  1. Klik badge Free / Upgrade atau pil paket di kanan atas. Halaman harga terbuka.
  2. Pilih durasi 1 Bulan, 6 Bulan, atau 1 Tahun di atas kartu harga, lalu klik Pilih <paket>.
  3. Di halaman pembayaran, isi nama dan nomor WhatsApp. Emailnya mengikuti akun Google yang sedang login, dan paket akan menempel ke email itu.
  4. Pilih metode: QRIS, GoPay, atau Virtual Account salah satu bank. Angka yang tampil di tiap pilihan adalah total yang benar-benar ditagihkan, sudah termasuk biaya transaksinya.
  5. Klik tombol bayar. Halaman Midtrans terbuka di tab baru; selesaikan pembayaran di sana.
  6. Paket aktif otomatis begitu pembayaran dikonfirmasi, biasanya beberapa detik. Tidak perlu mengirim bukti transfer.
Halaman harga: pilihan durasi di atas, lalu kartu Iklan Pro, Riset Pro, dan Pro Max
Pilih durasinya dulu di pita atas, baru pilih paketnya. Paket yang sedang Anda pakai ditandai sendiri.
Pilihan metode pembayaran: QRIS, GoPay, dan delapan bank Virtual Account
Tiap metode menampilkan total yang benar-benar ditagihkan. Bank VA dipilih satu per satu, bukan digabung.
Salah pilih paket? Di kartu Ringkasan Pesanan ada pemilih paket dan durasi. Menggantinya memperbarui total dan tombol bayar seketika, selama pesanan belum dibuat.

Mengecek atau melanjutkan pembayaran

  • Selagi menunggu, tombol Cek status pembayaran memeriksa langsung tanpa menunggu, dan Ganti metode pembayaran mengembalikan Anda ke formulir untuk memilih bank lain.
  • Tab tertutup sebelum selesai? Buka lagi halaman pembayaran: pembayaran yang belum selesai muncul di atas dengan tombol Lanjutkan pembayaran.
  • Menu akun → Riwayat pembayaran menampilkan lima pesanan terakhir beserta statusnya: Lunas, Menunggu pembayaran, atau Kedaluwarsa.
Kartu pembayaran yang belum selesai di atas daftar riwayat pembayaran
Pembayaran yang belum selesai diangkat ke atas beserta tombol Lanjutkan pembayaran dan Cek status.
BAGIAN 3

Panel Risetika & Mengumpulkan Produk

Risetika bekerja di halaman pencarian Shopee. Anda cukup mencari seperti biasa, lalu panel kecil Risetika di kanan bawah mengumpulkan produknya. Ikuti langkah di bawah dari awal. Tiap langkah punya gambarnya sendiri, dan nomor di gambar sama dengan nomor langkahnya.

Langkah 1. Buka shopee.co.id

Di Chrome yang sudah terpasang Risetika, ketik shopee.co.id di bilah alamat lalu tekan Enter. Kotak pencarian Shopee ada di bagian atas yang berwarna oranye, di sebelah logo Shopee. Panel Risetika sudah tampil di pojok kanan bawah.

Beranda shopee.co.id: bilah alamat, kotak pencarian di bagian atas, dan panel Risetika di kanan bawah
Beranda shopee.co.id dengan Risetika terpasang. Di gambar ini akun Shopee belum login, jadi panelnya meminta Login Shopee Dulu. Klik Login ke Shopee, masuk dengan akun toko Anda (lihat Bagian 1), lalu lanjut ke langkah 2.

Langkah 2. Ketik keyword, lalu tekan Enter

Klik kotak pencarian, ketik produk yang ingin Anda riset, misalnya hijab voal, lalu tekan Enter atau klik tombol kaca pembesar. Pakai kata yang biasa diketik pembeli. Satu pencarian sama dengan satu keyword riset.

Kotak pencarian Shopee berisi keyword hijab voal
Keyword diketik di kotak pencarian Shopee yang biasa. Tidak ada kotak cari khusus Risetika.

Langkah 3. Biarkan panel mengumpulkan produk

Halaman hasil pencarian Shopee terbuka, dan panel Risetika di kanan bawah langsung mulai bekerja. Selama mengumpulkan, panel menampilkan progres seperti 180 / ±360 lengkap dengan bar dan pesan yang berganti-ganti. Tunggu saja sampai selesai. Halaman Shopee Anda tidak berpindah-pindah sendiri, jadi Anda boleh menggulir sambil menunggu.

Halaman hasil pencarian hijab voal di Shopee dengan panel Risetika yang sedang mengumpulkan produk di kanan bawah
Hasil pencarian hijab voal. Panel Risetika (kotak 3) sedang mengumpulkan, dan kartu Riset Market di atas hasil pencarian ikut menunjukkan progresnya. Produk di gambar ini data contoh.
Panel Risetika diperbesar: progres 180 dari sekitar 360 produk dengan bar
Diperbesar: baris progres 180 / ±360 dan bar-nya.

Langkah 4. Selesai: N produk terkumpul

Kalau progresnya sudah penuh, baris itu berganti jadi 360 produk terkumpul. Di bawahnya tertulis keyword yang sedang diriset. Artinya data keyword ini sudah siap dibaca.

Panel Risetika: 360 produk terkumpul untuk keyword hijab voal
Jumlah produk yang sudah terkumpul untuk keyword hijab voal.

Langkah 5. Klik Buka Dashboard →

Tombol oranye besar ini membuka hasil risetnya di dashboard Risetika: market size, rentang harga, umur listing, dan daftar produknya. Cara membacanya ada di bagian-bagian berikutnya.

Tombol Buka Dashboard di panel Risetika
Tombol Buka Dashboard →.

Langkah 6. Perlu lebih banyak? Klik Muat lebih banyak (+360)

Tombol ini menambah 360 produk lagi untuk keyword yang sama. Klik lagi kalau masih kurang. Ada batas aman per sesi, dan panel memberi tahu saat batas itu tercapai.

Tombol Muat lebih banyak (+360) di panel Risetika
Tombol Muat lebih banyak (+360) ada tepat di bawah Buka Dashboard.

Langkah 7. Hasil terasa campur aduk? Klik Restart

Restart menghapus data keyword ini lalu memuat ulang pencarian dari awal, bersih tanpa filter. Panel lalu mengumpulkan lagi seperti di langkah 3.

Tombol Restart di sebelah kanan keyword pada panel Risetika
Tombol Restart ada di kanan nama keyword.

Langkah 8. Panel menutupi halaman? Kecilkan

Klik tanda panah di pojok kanan atas panel. Panel mengecil jadi satu baris Risetika di pojok kanan bawah. Klik panah yang sama untuk membesarkannya lagi.

Tombol panah di pojok kanan atas panel Risetika untuk mengecilkan panel
Sebelum. Tombol panah di pojok panel.
Panel Risetika yang sudah dikecilkan menjadi satu baris di pojok kanan bawah halaman Shopee
Sesudah. Panel tinggal satu baris. Klik panahnya untuk membesarkan.

Keyword terakhir

Di bagian bawah panel ada daftar keyword yang pernah Anda riset. Dari sini Anda bisa membuka hasil lama tanpa mencari ulang di Shopee.

Langkah 9. Lihat daftar Keyword terakhir (N)

Angka di judulnya adalah jumlah keyword yang tersimpan. Keyword yang sedang aktif ada paling depan dan berwarna oranye, lalu disusul yang paling baru.

Daftar Keyword terakhir (8) di panel Risetika
Judul Keyword terakhir (8): ada delapan keyword tersimpan.

Langkah 10. Klik nama keyword untuk membuka hasilnya

Klik salah satu chip keyword, misalnya gamis rayon. Hasil risetnya langsung terbuka di dashboard, tanpa mengulang pengumpulan data.

Chip keyword gamis rayon di daftar Keyword terakhir
Klik namanya, bukan tanda silangnya.

Langkah 11. Menghapus keyword

Arahkan kursor ke chip keyword, dan tanda × muncul di ujung kanannya. Klik tanda itu: chipnya berubah jadi pertanyaan Hapus? dengan tombol ✓ (ya, hapus) dan ✕ (batal). Keyword baru terhapus setelah Anda menekan ✓, jadi tidak ada yang hilang karena salah pencet.

Tanda silang muncul di chip skin care saat kursor diarahkan ke chip itu
Pertama. Tanda × muncul saat kursor di atas chip.
Chip berubah menjadi pertanyaan Hapus? dengan tombol centang dan silang
Kedua. Pastikan dengan ✓, atau batalkan dengan ✕.
Kalau pengumpulan berhenti dan tombolnya berbunyi Dijeda sebentar…, itu disengaja. Shopee membatasi laju permintaan, dan Risetika mundur dulu demi keamanan akun Anda. Ia melanjutkan sendiri.
BAGIAN 4

Popup Ikon Risetika

Popup Risetika memberi ringkasan cepat keyword yang sedang Anda buka di Shopee, tanpa membuka dashboard. Ikuti langkah di bawah. Tiap langkah punya gambarnya sendiri, dan nomor di gambar sama dengan nomor langkahnya.

Langkah 1. Klik ikon Risetika di kanan atas Chrome

Lihat pojok kanan atas Chrome, di sebelah kanan bilah alamat. Klik ikon puzzle (Ekstensi), lalu klik Risetika di daftar yang muncul. Supaya lain kali cukup sekali klik, tekan ikon pin di sebelah tulisan Risetika. Ikon oranye Risetika lalu selalu tampil di samping ikon puzzle.

Bilah alat Chrome di kanan atas dengan ikon puzzle Ekstensi ditandai
Ikon puzzle di bilah alat Chrome. Di gambar ini Risetika belum disematkan, jadi ikonnya masih ada di dalam daftar puzzle.

Langkah 2. Cek akun dan paket Anda

Baris paling atas menunjukkan email akun yang sedang login dan paket Anda. Kalau langganan tinggal seminggu atau kurang, nama paketnya berganti jadi sisa hari, misalnya 3 hari lagi.

Baris akun di popup Risetika: email dan label 3 hari lagi
Langganan tinggal 3 hari, jadi sisa harinya tertulis di sebelah email.

Langkah 3. Lihat keyword yang sedang dibuka

Di bawah baris akun tertulis keyword: lalu nama keyword-nya. Angka di popup selalu milik keyword ini, yaitu pencarian yang sedang terbuka di tab Shopee Anda. Kalau belum ada produk yang terkumpul, popup menulis Belum ada data dan mengajak Anda mencari keyword di Shopee (lihat Bagian 3).

Baris keyword gamis rayon premium di popup Risetika
Keyword yang sedang dibuka: gamis rayon premium.

Langkah 4. Baca empat angkanya

Empat kotak di bawah keyword merangkum semua produk yang sudah terkumpul untuk keyword itu.

Kotak Total Produk 137 di popup Risetika
Total Produk. Jumlah produk yang sudah terkumpul. Makin banyak, makin bisa dipercaya angka lainnya.
Kotak Est. Market Size (30 hari) Rp 486.300.000 di popup Risetika
Est. Market Size (30 hari). Perkiraan omzet sebulan semua produk itu: harga × terjual 30 hari, dijumlahkan.
Kotak Rentang Harga Rp 45.000 sampai Rp 320.000 di popup Risetika
Rentang Harga. Harga termurah sampai termahal di antara produk yang terkumpul.
Kotak Umur Listing 12 hari sampai 1,8 tahun di popup Risetika
Umur Listing. Berapa lama produk sudah tayang, dari yang paling baru sampai yang paling lama.
Angka omzet adalah estimasi (harga × terjual), bukan data resmi Shopee. Popup juga menuliskannya di bawah tombol.

Langkah 5. Klik Buka Dashboard Lengkap →

Tombol oranye ini membuka dashboard Risetika, tempat analisis lengkapnya: grafik rentang harga, umur listing, dan daftar produk. Cara membacanya ada di Bagian 5 dan seterusnya.

Tombol Buka Dashboard Lengkap di popup Risetika
Tombol Buka Dashboard Lengkap →.

Langkah 6. Mau mulai dari nol? Reset data keyword ini

Reset data keyword ini mengosongkan produk yang sudah terkumpul untuk keyword yang sedang dibuka. Tombol ini hanya muncul kalau tab yang aktif adalah halaman Shopee. Kalau Anda membuka popup dari tab lain, angkanya tetap tampil dari riset terakhir, tapi tombol Reset tidak ada. Kembali dulu ke tab Shopee-nya.

Tombol Reset data keyword ini di bawah Buka Dashboard Lengkap
Di tab Shopee. Tombol Reset ada di bawah Buka Dashboard Lengkap.
Popup dibuka dari tab selain Shopee: hanya ada tombol Buka Dashboard Lengkap
Di tab lain. Hanya ada Buka Dashboard Lengkap, tanpa Reset.

Langkah 7. Popup terkunci? Klik tombol oranyenya

Kalau ada yang menghalangi, popup tidak menampilkan angka. Ia menyebut masalahnya terus terang, lengkap dengan satu tombol untuk membereskannya. Klik saja tombol oranye itu.

Popup Masuk dulu untuk mulai riset dengan tombol Masuk lewat Dashboard
Masuk dulu untuk mulai riset. Anda belum login. Klik Masuk lewat Dashboard dan login dengan akun Google.
Popup Sesi login sudah berakhir dengan tombol Login ulang
Sesi login sudah berakhir. Klik Login ulang. Data riset Anda tidak hilang.
Popup Masa coba sudah berakhir dengan tombol Lanjutkan berlangganan
Masa coba atau langganan berakhir. Klik Lanjutkan berlangganan. Data riset Anda tetap tersimpan.

Login dengan akun Google yang salah? Pada dua keadaan terakhir ada tautan Ganti akun di sebelah email.

BAGIAN 5

Riset Market Size

Kartu Riset Market muncul di halaman hasil pencarian Shopee setelah panel selesai mengumpulkan produk (Bagian 3). Isinya merangkum semua produk yang terkumpul untuk keyword itu. Ringkasan yang sama bisa dibaca ulang kapan saja di dashboard.

Langkah 1. Temukan kartu Riset Market di halaman pencarian

Tetap di halaman hasil pencarian Shopee. Kartu Riset Market ada tepat di bawah baris Urutkan milik Shopee (Terkait, Terbaru, Terlaris, Harga), di atas daftar produk. Judulnya menyebut keyword yang sedang dibaca. Tombol Muat lebih banyak (+360) di pojok kanan kartu sama dengan tombol di panel. Kalau panel Risetika di kanan bawah menutupi kartu, kecilkan panelnya (Bagian 3 langkah 8).

Halaman hasil pencarian hijab voal: kartu Riset Market di bawah baris Urutkan Shopee, judulnya diberi bingkai nomor 1
Hasil pencarian hijab voal dengan panel Risetika yang sudah dikecilkan di kanan bawah. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Lihat Skor Peluang

Bagian paling atas kartu adalah Skor Peluang, nilai 0 sampai 100 yang menimbang empat hal: besar pasar, apakah omzet dikuasai segelintir toko, apakah toko baru masih bisa tembus, dan rentang harga yang paling laku. Tiap hal punya kotak sendiri: hijau berarti bagus, kuning atau merah berarti perlu diperhatikan. Klik Cara membaca skor ini untuk penjelasan lengkapnya.

Skor Peluang 87 dari 100 dengan empat kotak penilaian
Skor Peluang keyword contoh. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Produk dianalisis

Jumlah produk yang masuk hitungan. Produk yang Anda kecualikan (Bagian 7 langkah 13) tidak ikut dihitung.

Kotak Produk dianalisis
Kotak angka Produk dianalisis. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Rentang harga

Harga produk termurah sampai termahal di keyword ini.

Kotak Rentang harga
Kotak angka Rentang harga. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Market size (omzet 30 hari)

Perkiraan omzet seluruh produk dalam 30 hari terakhir: harga tiap produk dikali jumlah terjualnya dalam 30 hari, lalu dijumlahkan. Hanya produk yang muncul di pencarian ini. Kalau Shopee tidak mengirim angka 30 harinya, Risetika memakai perkiraan dari rata-rata seumur listing dan menandainya ~ dan (est.).

Kotak Market size (omzet 30 hari)
Kotak angka Market size (omzet 30 hari). Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Rata-rata omzet/bln

Rata-rata omzet sebulan untuk satu produk, dihitung dari total terjual sejak produk tayang dibagi umur listingnya. Tanda ~ berarti angka ini taksiran.

Kotak Rata-rata omzet/bln
Kotak angka Rata-rata omzet/bln. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 7. Terjual/bln (pasar)

Jumlah barang (pcs) yang terjual dari semua produk dalam 30 hari terakhir.

Kotak Terjual/bln (pasar)
Kotak angka Terjual/bln (pasar). Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 8. Umur listing

Umur produk termuda sampai tertua, dihitung sejak produk pertama kali tayang di Shopee.

Kotak Umur listing
Kotak angka Umur listing. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Membaca ulang di dashboard

Semua angka tadi tersimpan. Anda bisa membacanya lagi di dashboard tanpa membuka Shopee.

Langkah 9. Buka menu Riset Pasar

Buka dashboard: klik Buka Dashboard → di panel, Buka Dashboard Lengkap → di popup, atau tombol ikon diagram di kartu Riset Market (Bagian 7 langkah 8). Lalu klik Riset Pasar di menu kiri.

Dashboard Risetika dengan menu Riset Pasar di menu kiri diberi bingkai nomor 9
Menu Riset Pasar ada di kelompok RISET.

Langkah 10. Pilih keyword

Di kanan atas ada pemilih Keyword. Klik lalu pilih keyword yang ingin dibaca. Judul halaman ikut berganti, misalnya Riset Pasar: hijab voal.

Judul Riset Pasar hijab voal dan pemilih Keyword
Pemilih Keyword. Angka di gambar ini data contoh.

Langkah 11. Baca kotak angka di dashboard

Kotak oranye Estimasi Market Size (30 hari) sama artinya dengan Market size di Shopee. Di sebelahnya: Total Produk Dianalisa, Rentang Harga, Median Harga (separuh produk lebih murah dari angka ini), Punya Penjualan 30 Hari (berapa persen produk yang laku bulan ini), Rating Rata-rata, Rentang Umur Listing, dan Toko Berbeda (jumlah penjual di hasil pencarian).

Kotak-kotak angka Riset Pasar di dashboard, kotak Estimasi Market Size diberi bingkai nomor 11
Kotak angka keyword hijab voal di dashboard. Angka di gambar ini data contoh.
Catatan: semua angka omzet adalah estimasi (harga × jumlah terjual), bukan data resmi Shopee. Pakai sebagai gambaran arah pasar, bukan angka pasti.
BAGIAN 6

Rentang Harga & Umur Listing

Dua diagram batang di kartu Riset Market menjawab dua pertanyaan penting sebelum masuk ke sebuah pasar: di umur listing berapa, dan di harga berapa, uang pasar paling banyak berputar.

Langkah 1. Gulir ke dua diagram

Di halaman hasil pencarian Shopee, gulir sedikit ke bawah dari kotak angka kartu Riset Market (Bagian 5). Ada dua diagram: yang atas Omzet 30 Hari per Umur Listing, yang bawah Omzet 30 Hari per Rentang Harga.

Kartu Riset Market digulir ke bawah: dua diagram batang diberi bingkai nomor 1
Kedua diagram ada di bawah kotak angka. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Baca diagram umur listing

Tiap batang adalah satu kelompok umur listing, tertulis di bawah batangnya (misalnya 1,2 Thn sampai 1,4 Thn). Tinggi batang adalah omzet 30 hari semua produk di kelompok itu, angkanya tertulis di atas batang (M = miliar, jt = juta, rb = ribu). Batas kelompoknya dibuat otomatis supaya tiap batang berisi jumlah produk yang kira-kira sama. Batang tertinggi adalah umur listing yang paling laku. Kalau batang tinggi ada di umur muda, listing baru masih bisa tembus. Kalau semuanya di umur tua, pasar dikuasai produk lama.

Diagram Omzet 30 Hari per Umur Listing, batang tertinggi diberi bingkai nomor 2
Batang tertinggi di contoh ini ada di umur 1,2 Thn sampai 1,4 Thn. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Arahkan kursor ke batang untuk angka persisnya

Angka di atas batang dibulatkan. Arahkan kursor ke sebuah batang, dan kotak hitam muncul berisi rentangnya, omzet persisnya, dan berapa produk di dalamnya.

Kotak keterangan di atas batang: 1,2 Thn sampai 1,4 Thn, Rp4.523.239.000, 40 produk
Batang yang sama, kini dengan omzet persis dan jumlah produknya. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Baca diagram rentang harga

Cara bacanya sama. Bedanya, tiap batang adalah satu rentang harga (misalnya Rp287rb sampai Rp313rb). Batang tertinggi adalah rentang harga yang paling banyak menghasilkan uang. Bandingkan dengan modal Anda: kalau harga jual Anda bisa masuk ke rentang itu, peluangnya lebih besar.

Diagram Omzet 30 Hari per Rentang Harga, batang tertinggi diberi bingkai nomor 4
Di contoh ini uang paling deras berputar di rentang Rp287rb sampai Rp313rb. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Ganti isi diagram lewat Tampilkan data menurut

Di bawah diagram ada pilihan Tampilkan data menurut. Bawaannya Omzet 30 Hari Terakhir. Pilih Jumlah Kompetitor untuk melihat berapa produk di tiap batang, Penjualan Total untuk total terjual sejak tayang (ditumpuk dengan total ulasan), atau Penjualan 30 Hari untuk jumlah pcs terjual 30 hari. Kedua diagram berganti bersamaan. Kalau Shopee tidak mengirim angka 30 hari, dua pilihan terakhir diganti Terjual/Bln (taksiran) dan Omzet/Bln (taksiran).

Pilihan Tampilkan data menurut terbuka: Jumlah Kompetitor, Penjualan Total, Penjualan 30 Hari, Omzet 30 Hari Terakhir
Empat pilihan isi diagram. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Baca kesimpulannya di dashboard

Di dashboard, menu Riset Pasar (Bagian 5 langkah 9 dan 10), kedua diagram ini muncul lagi di bawah kotak angka dengan kesimpulan tertulis di atasnya, misalnya Paling laku: listing berumur 1 sampai 2 thn, lengkap dengan Artinya buat kamu. Kelompok batang di dashboard tetap (kurang dari 1 bln, 1 sampai 3 bln, dan seterusnya), jadi bentuknya bisa beda dari diagram di Shopee walau datanya sama.

Dashboard Riset Pasar: kartu Omzet berdasarkan Umur Listing dan Omzet berdasarkan Rentang Harga, kesimpulan di atas diagram diberi bingkai nomor 6
Kesimpulan otomatis di atas diagram. Angka 1 dan 2 kecil di judul kartu adalah nomor kartu di dashboard, bukan nomor langkah. Angka di gambar ini data contoh.
Dari angka ke keputusan: patokan kasar untuk menilai rentang harga, umur listing, dan rata-rata omzet per produk, lengkap dengan satu contoh keyword, ada di artikel Cara Menilai Sebuah Keyword Sebelum Mulai Jualan di Shopee.
BAGIAN 7

Urutkan & Filter Produk

Di bawah diagram kartu Riset Market ada satu baris kontrol: Urutkan, Filter, Cek Komisi, dan empat tombol ikon oranye. Di bawahnya Risetika menampilkan Peringkat seluruh produk: semua produk yang terkumpul, bukan hanya halaman pertama Shopee, dalam kartu yang sudah ditempeli angka.

Langkah 1. Cari keyword di Shopee

Ketik keyword di kolom pencarian shopee.co.id lalu tekan Enter. Kartu Riset Market Risetika muncul di halaman hasil pencarian, dan baris kontrol Urutkan dan Filter ada di dalam kartu itu, di bawah kedua diagram.

Halaman hasil pencarian Shopee untuk hijab voal, kolom pencarian diberi bingkai nomor 1
Halaman hasil pencarian Shopee. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Temukan baris kontrol

Di halaman hasil pencarian Shopee, gulir melewati kedua diagram (Bagian 6). Baris kontrol ada tepat di atas judul Peringkat seluruh produk.

Halaman pencarian digulir: baris Urutkan, Filter, Cek Komisi, dan tombol ikon diberi bingkai nomor 2
Baris kontrol di antara diagram dan daftar produk. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Urutkan produk

Klik kotak Urutkan lalu pilih: Rata-rata Omzet Bulanan (bawaan), Omzet 30 Hari Terakhir, Pcs Terjual per Bulan, atau Komisi Affiliate/Bln. Urutan kartu produk langsung berubah. Diagram di atasnya tidak ikut berubah; isi diagram diatur lewat Tampilkan data menurut (Bagian 6 langkah 5).

Pilihan Urutkan terbuka: Rata-rata Omzet Bulanan, Omzet 30 Hari Terakhir, Pcs Terjual per Bulan, Komisi Affiliate/Bln
Empat pilihan urutan. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Saring produk dengan Filter

Klik kotak Filter lalu pilih: Produk sedang trend, Ada penjualan/bln, Omzet/bln ≥ Rp10jt, Rating ≥ 4.5, Sudah ada ulasan, atau Listing baru (< 6 bln). Daftar produk dan kedua diagram hanya menghitung produk yang lolos, sedangkan kotak angka di atasnya tetap menghitung seluruh pasar. Pilih Tidak Difilter untuk kembali ke semua produk.

Pilihan Filter terbuka dengan tujuh pilihan
Pilihan Filter. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Klik batang diagram untuk menyaring ke rentang itu

Cara lain menyaring: klik salah satu batang di diagram umur listing atau rentang harga. Batangnya ditandai, dan daftar produk hanya berisi produk di rentang itu.

Diagram umur listing dengan batang 7,2 Bln sampai 9,5 Bln yang diklik diberi bingkai nomor 5
Batang 7,2 Bln sampai 9,5 Bln diklik. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Kembalikan dengan tombol reset filter rentang

Sesudah batang diklik, kotak Filter menulis rentangnya dan judul daftar berubah jadi Peringkat produk beserta rentang dan jumlahnya. Tombol bulat kecil di sebelah kotak Filter adalah reset filter rentang: klik untuk kembali ke semua produk.

Kotak Filter berisi 7,2 Bln sampai 9,5 Bln dan tombol reset di sebelahnya, diberi bingkai nomor 6
Filter dari diagram berisi 40 produk. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Empat tombol ikon oranye

Di ujung kanan baris kontrol ada empat tombol ikon. Arahkan kursor ke tombolnya untuk melihat namanya.

Langkah 7. Urutkan ulang

Ikon panah melingkar mengurutkan ulang daftar dengan data terbaru, misalnya sesudah Anda menambah produk lewat Muat lebih banyak.

Tombol ikon urutkan ulang diberi bingkai nomor 7
Tombol Urutkan ulang dengan data terbaru. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 8. Buka dashboard riset lengkap

Ikon diagram membuka dashboard Risetika (Bagian 5 langkah 9).

Tombol ikon diagram diberi bingkai nomor 8
Tombol Buka dashboard riset lengkap. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 9. Unduh CSV

Ikon unduh menyimpan hasil riset sebagai berkas CSV yang bisa dibuka di Excel atau Google Sheets dan dilampirkan ke AI. Isinya 16 kolom per produk: keyword, nama, toko, lokasi, harga, harga coret, terjual 30 hari, total terjual, total dibulatkan, omzet 30 hari, rata-rata omzet per bulan, rating, jumlah ulasan, umur listing (bulan), tanggal tayang, dan link. Di halaman toko ada dua kolom tambahan, stok dan habis.

Tombol ikon unduh diberi bingkai nomor 9
Tombol Unduh CSV hasil riset. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 10. Salin prompt analisis AI

Ikon bintang menyalin perintah (prompt) analisis pasar. Tempel ke ChatGPT atau Claude bersama berkas CSV dari langkah 9. Tombolnya berubah hijau dengan tanda centang kalau berhasil tersalin. Jawaban AI-nya bisa diimpor di dashboard (Bagian 13).

Tombol ikon bintang diberi bingkai nomor 10
Tombol Salin prompt analisis AI. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 11. Untuk affiliate: Cek Komisi

Tombol Cek Komisi mengecek komisi affiliate produk yang sedang terlihat lewat portal affiliate Shopee milik akun Anda sendiri. Kalau diminta, masuk dulu ke portal affiliate Shopee, lalu klik lagi. Hasilnya tampil di baris komisi tiap kartu produk, dan bisa dipakai di Urutkan Komisi Affiliate/Bln.

Tombol Cek Komisi diberi bingkai nomor 11
Tombol Cek Komisi. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Kartu produk

Langkah 12. Baca angka di kartu produk

Tiap kartu menampilkan umur listing, rating beserta jumlah ulasan dan persen pembeli yang mengulas, jumlah suka, lokasi, dan nama toko. Di bawahnya empat angka: Terjual/Bln, Omzet/Bln, Total Terjual, dan Rata-rata Omzet/Bln. Kalau Shopee tidak mengirim angkanya, baris atau kotak itu tidak ditampilkan. Paling bawah ada baris komisi affiliate (langkah 11).

Kartu produk Hijab Voal Model 359 dengan empat angka penjualan diberi bingkai nomor 12
Satu kartu produk. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 13. Arahkan kursor ke kartu untuk tiga tombol

Arahkan kursor ke gambar produk. Tiga tombol muncul: Lihat Produk (membuka produknya di tab baru), Produk Serupa (membuka halaman produk sejenis di Shopee, lengkap dengan analisis Risetika), dan Kecualikan Produk (membuang produk itu dari semua hitungan). Kartu yang dikecualikan tetap tampil redup, dan tombolnya berganti Tampilkan Produk untuk membatalkan.

Tombol Lihat Produk, Produk Serupa, dan Kecualikan Produk di atas gambar produk
Tombol muncul saat kursor berada di kartu. Produk dan angka di gambar ini data contoh.
Di halaman toko Shopee, baris kontrol yang sama punya tambahan tombol simpan data toko ke menu Riset Toko dan centang Sertakan produk habis. Caranya ada di Bagian 11.
Memilih produk acuan: contoh membaca angka di kartu produk untuk memilih produk acuan ada di artikel Cara Melihat Produk Terlaris di Shopee per Bulan.
BAGIAN 8

Varian Terlaris

Di halaman produk Shopee, panel Varian Terlaris mengurutkan varian (warna, ukuran) dari yang paling sering dibeli, lengkap dengan rating per varian. Datanya dibaca dari ulasan pembeli, otomatis, tanpa menekan tombol apa pun.

Langkah 1. Buka halaman produk

Klik salah satu produk di hasil pencarian Shopee (atau tombol Lihat Produk, Bagian 7 langkah 13). Panel Varian Terlaris muncul sendiri di kanan halaman produk.

Halaman produk Shopee dengan panel Varian Terlaris di kanan diberi bingkai nomor 1
Halaman produk dengan panel Varian Terlaris di kanan. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Tunggu pengumpulan ulasan

Panel menulis Memuat data ulasan & komentar… dengan bar progres, berapa ulasan yang sudah dibaca, dan berapa varian yang terbaca (misalnya 150 / 500 ulasan · 7 varian). Batas awalnya 500 ulasan. Peringkat varian baru muncul sesudah sampelnya cukup.

Panel Varian Terlaris sedang memuat: 150 dari 500 ulasan, 7 varian
Selama mengumpulkan, peringkat disembunyikan dan bar progres yang tampil. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Baca ringkasan produk

Bagian atas panel menyebut Terjual, Harga, Rating, dan perkiraan Terjual/bln. Baris di bawahnya menyebut total ulasan, perkiraan ulasan per bulan, dan berapa persen pembeli yang meninggalkan ulasan.

Ringkasan produk di panel: Terjual 5.400, harga, rating 4.8, Terjual/bln sekitar 391
Ringkasan produk contoh. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Baca peringkat varian

Varian diurutkan dari yang paling sering disebut di ulasan. Angka di kotak kecil kanan adalah berapa kali varian itu muncul di ulasan, dan bintangnya adalah rata-rata rating varian itu. Varian paling atas adalah yang paling laku.

Peringkat delapan varian dengan rating dan jumlah kemunculannya di ulasan
Di contoh ini Coklat,L paling laku. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Varian bertanda 0

Varian yang belum pernah disebut di ulasan yang terbaca tetap ditampilkan dari daftar varian produk, dengan angka 0. Artinya varian itu jarang dibeli, atau ulasannya belum terbaca.

Varian Hitam,XXL dengan angka 0 diberi bingkai nomor 5
Hitam,XXL belum pernah disebut pembeli. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Cek ringkasan sampel

Tiga kotak di bawah peringkat menyebut berapa ulasan dibaca, berapa varian yang muncul di ulasan, dan jumlah varian produk seluruhnya.

Tiga kotak: 500 ulasan dibaca, 7 muncul di ulasan, 8 varian produk
Ringkasan sampel. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 7. Perlu sampel lebih banyak? Klik Muat lebih banyak (+300 ulasan)

Tombol ini muncul kalau pengumpulan berhenti karena batas, bukan karena ulasannya memang habis. Tiap klik menambah 300 ulasan, jadi peringkatnya makin bisa dipercaya.

Tombol Muat lebih banyak (+300 ulasan)
Tombol Muat lebih banyak (+300 ulasan). Produk dan angka di gambar ini data contoh.
Gunakan ini untuk menentukan varian mana yang layak distok lebih banyak, atau varian mana yang dipakai kompetitor sebagai penarik. Kalau Shopee menjeda permintaan, panel menulis "Pengambilan ulasan dijeda sebentar demi keamanan akun". Ia melanjutkan sendiri. Menggulir ke bagian ULASAN di halaman produk membuat sampelnya bertambah lebih cepat. Tombol Tambahkan ke Riset Produk di bawah panel dibahas di Bagian 9.
BAGIAN 9

Riset Produk

Riset Produk adalah daftar produk pilihan Anda sendiri, dikelompokkan per project. Produknya disimpan dari halaman produk Shopee, lalu dibandingkan di menu Riset Produk di dashboard: harga, rating, deskripsi, variasi, dan komentar pembeli. Tidak ada yang tersimpan otomatis; produk hanya masuk kalau Anda menekan tombolnya.

Langkah 1. Di halaman produk, cari tombol Tambahkan ke Riset Produk

Di shopee.co.id, buka halaman produk mana pun (klik produknya di hasil pencarian). Panel Varian Terlaris muncul di kanan (Bagian 8). Gulir isi panel itu sampai bawah: tombol oranye + Tambahkan ke Riset Produk ada di bawah peringkat varian, dengan baris Simpan ke: tepat di bawahnya.

Halaman produk Shopee, panel Varian Terlaris di kanan digulir sampai bawah, tombol Tambahkan ke Riset Produk diberi bingkai nomor 1
Halaman produk Shopee. Tombolnya ada di bagian bawah panel Varian Terlaris. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Tunggu sampai tombolnya aktif

Selama panel masih membaca ulasan (bar progres, misalnya 50 / 500 ulasan), tombolnya pudar dan menulis Menunggu data ulasan…. Tunggu sampai bar progres hilang dan tombolnya kembali oranye. Contoh ulasan yang sudah terbaca ikut tersimpan bersama produknya, dan nanti bisa dibaca di ikon Komentar Produk (langkah 8).

Tombol pudar bertuliskan Menunggu data ulasan, di atasnya bar progres 50 dari 500 ulasan
Tombol masih menunggu ulasan selesai dibaca. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Pilih project tujuan

Klik nama project di baris Simpan ke:. Daftar Simpan ke project terbuka: tiap project dengan jumlah produknya, tanda centang di project yang sedang dipakai, dan tanda sudah ada kalau produk ini pernah disimpan di project itu. Klik project lain untuk memakainya.

Butuh project baru? Ketik namanya di kolom Nama project baru lalu klik Buat; project itu langsung jadi tujuan. Kalau Anda belum punya project sama sekali, project bernama Riset Produk dibuatkan otomatis saat produk pertama disimpan.

Daftar Simpan ke project terbuka: Jaket Kerja 5 produk bertanda centang, Hijab Voal 3 produk, dan kolom Nama project baru dengan tombol Buat
Pemilih project langsung dari panel, tanpa membuka dashboard. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Klik Tambahkan ke Riset Produk

Tombolnya menulis Menyiapkan harga varian…, lalu Membaca harga varian beserta hitungannya, dan akhirnya berubah hijau: ✓ Ditambahkan ke nama project. Kalau produk itu sudah ada di project tersebut, datanya diperbarui dan tombolnya menulis ✓ Data diperbarui di nama project. Sesudah sebentar tombolnya kembali seperti semula, siap untuk produk berikutnya.

Tombol hijau bertuliskan Ditambahkan ke Jaket Kerja
Produk tersimpan ke project Jaket Kerja. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Buka menu Riset Produk di dashboard

Buka dashboard: klik Buka Dashboard di bagian paling bawah panel Varian Terlaris, atau Buka Dashboard Lengkap → di popup. Di menu kiri, kelompok RISET, klik Riset Produk.

Dashboard Risetika dengan menu Riset Produk di bilah kiri diberi bingkai nomor 5
Menu Riset Produk paling atas di kelompok RISET. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Pilih, buat, dan atur project

Baris tombol di bawah judul adalah daftar project. Project yang sedang dibuka bertanda centang, dengan ikon pensil untuk mengganti nama dan ikon tempat sampah untuk menghapus project beserta semua produknya (dikonfirmasi dulu). Klik project lain untuk membukanya, atau + Tambah Riset untuk membuat project baru.

Project yang Anda buka di sini otomatis jadi tujuan Simpan ke di panel Shopee.

Baris project: Jaket Kerja aktif dengan ikon pensil dan tempat sampah, Hijab Voal, dan tombol Tambah Riset
Daftar project di atas tabel. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 7. Baca tabel dan cari produk

Tabel berisi Foto, Nama Produk, Nama Toko, Harga (rentang harga kalau variasinya berbeda harga), dan Rating dengan jumlah ulasan di bawahnya. Klik nama produk untuk membukanya di Shopee.

Kotak Cari produk di project ini… menyaring berdasarkan nama produk maupun nama toko. Angka di ujung kanannya menyebut jumlah produk di project, plus berapa yang cocok saat Anda mencari.

Kotak Cari produk di project ini dan jumlah 6 produk diberi bingkai, di bawahnya tabel produk
Kotak cari dan tabel produk project Jaket Kerja. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 8. Kolom Aksi: enam ikon

Dari kiri ke kanan: Buka di Shopee, Deskripsi Produk, Variasi Produk (nama dan harga tiap variasi), Komentar Produk (contoh ulasan yang ikut tersimpan), Pindahkan ke project lain, dan Hapus dari riset. Ikon hapus langsung membuang produk dari project tanpa bertanya lagi.

Kolom Aksi baris pertama dengan enam ikon diberi bingkai nomor 8
Enam ikon di kolom Aksi. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 9. Pindahkan produk ke project lain

Klik ikon panah di kolom Aksi, lalu pilih project tujuan di jendela Pindahkan Produk.

Cara cepat: seret (drag) baris produk ke tombol project tujuan di atas tabel. Kalau beberapa baris dicentang dan Anda menyeret salah satunya, semua yang dicentang ikut pindah.

Jendela Pindahkan Produk dengan pilihan project Hijab Voal
Jendela Pindahkan Produk. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 10. Tautkan project ke keyword pasar

Kotak Pasar: di atas tabel menautkan project ke satu keyword yang sudah Anda riset di Riset Pasar (Bagian 5). Ringkasan pasar keyword itu ikut masuk ke berkas Export JSON dan dipakai halaman Insight AI sebagai pembanding. Pilih Tanpa data pasar untuk melepasnya. Kotak ini baru muncul kalau sudah ada keyword di Riset Pasar.

Kotak Pasar terbuka: Tanpa data pasar, Pasar jaket kerja pria (terpilih), Pasar hijab voal, Pasar gamis rayon premium
Project Jaket Kerja ditautkan ke keyword jaket kerja pria. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 11. Centang produk, lalu Export JSON

Centang produk di kolom paling kiri; kotak di judul kolom mencentang semua yang sedang tampil. Tombolnya berubah jadi Export JSON (3) dan mengunduh produk yang dicentang saja. Kalau tidak ada yang dicentang, yang diunduh semua produk yang sedang tampil. Sesudah mengunduh, tombolnya sebentar menulis JSON tersimpan.

Tiga produk dicentang, tombol Export JSON (3) diberi bingkai nomor 11
Tiga produk dicentang, jadi berkasnya berisi tiga produk. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 12. Minta analisis AI

Analisis dengan AI menyalin perintah (prompt) analisis. Tempel ke ChatGPT atau Claude bersama berkas dari langkah 11; jawabannya bisa diimpor di menu Insight AI (Bagian 13).

Analisis dengan Gemini membaca produk yang dicentang (atau yang tampil) dan menulis hasilnya langsung di menu Insight AI, tanpa salin-tempel. Syaratnya API key Gemini (Bagian 12).

Tombol Analisis dengan AI dan Analisis dengan Gemini diberi bingkai nomor 12
Dua jalur analisis AI di atas tabel. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 13. Generate Judul

Klik Generate Judul. Angka dalam kurung adalah jumlah produk yang dicentang; tanpa centang, semua produk yang tampil dipakai. Jendela Pengaturan Generate Judul terbuka.

Daftar Kata Kunci diurutkan dari kata yang paling sering dipakai di judul produk terpilih (kolom Freq). Hapus centang Pakai untuk membuang kata, dan klik Pilih di kolom Utama untuk menaruh kata itu paling depan. Isi Kata Awalan, Kata Sisipan (masuk di tengah judul), dan Kata Akhiran bila perlu. Hasilnya di kotak atas, lengkap dengan jumlah karakternya dibanding batas 95 sampai 255 karakter.

Salin Judul menyalin hasilnya, Generate Ulang mengacak urutan kata (kata Utama tetap di depan). Analisis dengan AI dan Tulis dengan Gemini di kotak hasil meminta AI merapikan kata yang sama jadi judul yang lebih enak dibaca.

Jendela Pengaturan Generate Judul: hasil judul di atas, Daftar Kata Kunci di kiri, Kata Awalan, Sisipan, dan Akhiran di kanan
Judul disusun dari kata kunci tiga produk yang dicentang. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 14. Rekomendasi Harga Jual

Di bagian bawah jendela yang sama ada kartu Rekomendasi Harga Jual, dihitung dari harga terendah tiap produk terpilih. Angka besarnya adalah kisaran persentil 25 sampai median, di bawahnya Terendah, Median, Rata-rata, dan Tertinggi. Tombol Analisis dengan AI dan Analisis dengan Gemini di kartu ini meminta pendapat AI soal harga.

Kartu Rekomendasi Harga Jual: kisaran Rp 172.000 sampai Rp 179.000, terendah, median, rata-rata, tertinggi
Rekomendasi harga dari tiga produk contoh. Produk dan angka di gambar ini data contoh.
Daftar project dan produk Riset Produk ikut tersimpan di akun Risetika Anda, jadi tetap ada kalau Anda membuka dashboard di komputer lain dengan akun yang sama.
BAGIAN 10

Perbandingan Keyword

Setiap keyword yang Anda riset di Shopee tersimpan terpisah. Di menu Riset Pasar dua keyword bisa dijajarkan berdampingan, cara tercepat memilih keyword mana yang paling layak dimasuki.

Langkah 1. Riset minimal dua keyword di Shopee

Di shopee.co.id, cari keyword kedua (misalnya jaket kerja pria) dan biarkan Risetika mengumpulkan produknya sampai kartu Riset Market tampil (Bagian 3 dan 5). Judul kartu menyebut keyword yang sedang dibaca. Keyword yang sudah dikumpulkan tersimpan sendiri ke dashboard.

Hasil pencarian Shopee untuk jaket kerja pria dengan kartu Riset Market, judul kartu diberi bingkai nomor 1
Keyword kedua, jaket kerja pria, sudah terkumpul. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Pilih keyword pertama

Di dashboard, buka menu Riset Pasar. Di kanan atas ada kotak Keyword; klik untuk melihat semua keyword yang tersimpan, lalu pilih yang mau dibaca.

Kotak Keyword di kanan atas Riset Pasar terbuka: jaket kerja pria, hijab voal (terpilih), gamis rayon premium
Daftar keyword yang tersimpan. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Pilih pembanding di kotak Bandingkan

Di sebelah kanan kotak Keyword ada kotak Bandingkan. Klik lalu pilih keyword lain. Kotak ini hanya muncul kalau Anda sudah punya minimal dua keyword.

Kotak Bandingkan terbuka, pilihan jaket kerja pria diberi bingkai nomor 3
Memilih jaket kerja pria sebagai pembanding. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Baca kepala perbandingan

Judul halaman berubah jadi hijab voal vs jaket kerja pria. Kotak angka keyword pertama tetap tampil di atas; perbandingannya ada di bawah kotak angka itu, dimulai dua kartu berdampingan dengan Market size 30 hari masing-masing. Kartu yang market size-nya lebih besar diberi latar oranye.

Dua kartu berdampingan: hijab voal Rp 34.4 M dan jaket kerja pria Rp 35.3 M dengan latar oranye
Kepala perbandingan dua keyword. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Baca baris perbandingan

Di bawahnya ada enam baris: Skor Peluang (perkiraan), Rata-rata Omzet / Produk, Total Produk (pesaing), Harga Rata-rata, Rentang Harga, dan Rentang Umur Listing. Di baris Skor Peluang dan Rata-rata Omzet / Produk, nilai yang lebih baik diberi latar oranye.

Rata-rata Omzet / Produk adalah pembanding paling adil, karena tidak terpengaruh berapa banyak produk yang berhasil terkumpul di tiap keyword.

Enam baris perbandingan, baris Rata-rata Omzet per Produk diberi bingkai nomor 5
Baris perbandingan dua keyword. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Perhatikan peringatan jumlah produk

Kalau jumlah produk yang terkumpul di kedua keyword berselisih lebih dari 10%, muncul peringatan di bawah kartu kepala. Market size adalah penjumlahan omzet semua produk, jadi keyword dengan produk lebih banyak cenderung terlihat lebih besar. Saat peringatan ini muncul, bandingkan lewat baris Rata-rata Omzet / Produk, atau kumpulkan lagi keyword yang produknya sedikit.

Peringatan: jumlah produk terkumpul beda jauh, 360 lawan 12
Contoh peringatan: 360 produk lawan 12 produk. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 7. Kembali ke satu keyword

Buka lagi kotak Bandingkan dan pilih - (tanpa). Halaman kembali menampilkan ringkasan lengkap keyword pertama.

Kotak Bandingkan terbuka, pilihan - (tanpa) diberi bingkai nomor 7
Pilihan - (tanpa) menutup perbandingan. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 8. Hapus keyword yang tidak dipakai

Tombol Hapus di kanan atas membuka jendela Kelola Keyword. Keyword yang sedang dibuka sudah tercentang. Ada kotak cari, urutan Terlama (bawaan), Terbaru, Produk terbanyak, dan Nama, centang Pilih semua, dan tombol Pilih yang tidak diperbarui > 30 hari.

Tombol Hapus N keyword meminta konfirmasi sekali lagi. Keyword beserta riwayat panennya terhapus dari perangkat ini dan dari server, dan tidak bisa dikembalikan.

Jendela Kelola Keyword dengan tiga keyword, hijab voal tercentang, tombol Hapus 1 keyword
Jendela Kelola Keyword. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 9. Export CSV

Tombol Export CSV di baris tombol mengunduh seluruh produk keyword yang sedang dibuka sebagai berkas CSV. Berkas ini yang dilampirkan ke ChatGPT atau Claude bersama prompt dari Analisis dengan AI (langkah 11 sampai 15), atau dipindahkan ke perangkat lain.

Baris tombol Riset Pasar, tombol Export CSV diberi bingkai nomor 9
Tombol Export CSV paling kiri. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 10. Impor CSV

Tombol Impor CSV memasukkan kembali berkas hasil Export CSV, misalnya dari perangkat atau rekan lain. Tempel isinya, atau pilih/seret berkasnya. Tujuannya (keyword atau toko) dibaca otomatis dari kolom pertama. Gabungkan menambahkan produknya ke data yang sudah ada; Ganti data menimpanya (dikonfirmasi dulu kalau keyword itu sudah ada). Data hasil impor diberi tanda dari impor CSV.

Jendela Impor CSV Riset Pasar dengan kolom tempel, Pilih berkas CSV, dan tombol Gabungkan serta Ganti data
Jendela Impor CSV Riset Pasar.

Langkah 11. Klik Analisis dengan AI

Sesudah Export CSV, klik Analisis dengan AI di baris tombol yang sama. Jendela Analisis Riset Pasar dengan AI terbuka.

Baris tombol Riset Pasar, tombol Analisis dengan AI diberi bingkai nomor 11
Tombol Analisis dengan AI di sebelah Export CSV. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 12. Pilih AI yang Anda pakai

Pilih ChatGPT, Gemini, Claude, atau Perplexity. Promptnya sama untuk semua; yang berbeda cuma tempat menempelnya. Contoh di langkah berikutnya memakai ChatGPT.

Jendela Analisis Riset Pasar dengan AI, pilihan ChatGPT diberi bingkai nomor 12
Empat pilihan AI di jendela Analisis Riset Pasar dengan AI.

Langkah 13. Klik Lanjutkan

Klik Lanjutkan. AI pilihan Anda terbuka di tab baru dan promptnya diisikan sendiri ke kotak ketik. Tombol Salin prompt saja hanya menyalin prompt ke papan klip: pakai untuk AI lain, atau kalau kotak ketiknya ternyata kosong (tekan Ctrl+V).

Langkah di jendela Analisis Riset Pasar dengan AI, tombol Lanjutkan diberi bingkai nomor 13
Tombol Lanjutkan membuka ChatGPT di tab baru.

Langkah 14. Lampirkan berkas CSV lalu kirim

Di ChatGPT, prompt Risetika sudah ada di kotak ketik, dan pita hijau di atas mengingatkan langkah berikutnya. Klik tombol + di kotak ketik, pilih berkas CSV hasil Export CSV (langkah 9), lalu kirim. Berkasnya harus Anda lampirkan sendiri, karena tidak ada situs AI yang mengizinkan halaman lain menaruh berkas ke sana. Untuk melampirkan berkas, ChatGPT meminta Anda masuk ke akun ChatGPT.

ChatGPT dengan prompt Risetika terisi di kotak ketik, tombol tambah diberi bingkai nomor 14
Prompt Risetika sudah terisi di ChatGPT.

Langkah 15. Salin blok JSON jawabannya

Jawaban ChatGPT berupa satu blok kode JSON, bukan tulisan panjang atau grafik. Prompt Risetika memang meminta bentuk itu supaya jawabannya bisa disalin sekali klik dan dibaca dashboard. Isinya bisa berbeda setiap kali ditanya, dan kadang ada bagian yang dikosongkan AI. Tunggu sampai jawabannya selesai, lalu klik tombol salin di pojok kanan atas blok itu.

Lalu klik Buka Insight AI di kotak Risetika, pojok kanan bawah halaman ChatGPT. Dashboard terbuka di Riset Pasar untuk keyword yang sama, dengan jendela impor langkah 16 sudah terbuka.

Jawaban ChatGPT berupa blok kode JSON, tombol salin di pojok blok diberi bingkai nomor 15
Jawaban ChatGPT untuk keyword hijab voal. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 16. Impor Insight AI

Kalau Anda memakai Buka Insight AI di langkah 15, jendelanya sudah terbuka. Kalau kotak Risetika sudah tertutup, kembali ke tab dashboard, pastikan keyword yang sama masih terbuka di Riset Pasar, lalu klik Impor Insight AI di baris tombol. Tempel jawabannya di kotak jendela Impor Insight AI untuk “hijab voal”. Seluruh jawaban boleh ditempel apa adanya, karena blok JSON di dalamnya dicari otomatis. Di bawah kotak muncul berapa bagian yang terbaca, misalnya Terbaca 10 dari 10 bagian. Klik Impor.

Jendela Impor Insight AI untuk hijab voal dengan jawaban ChatGPT tertempel, kotak tempel diberi bingkai nomor 16
Jendela Impor Insight AI di Riset Pasar. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 17. Baca tab Insight AI

Sesudah impor, halaman pindah ke tab Insight AI. Tampilan bergambar ini dibuat Risetika dari JSON tadi, bukan oleh ChatGPT: target harga, ringkasan, tabel Segmen harga dengan batang omzet, Pemimpin pasar, Tipe produk yang laris, Celah harga, kotak Peluang dan Risiko, lalu Strategi masuk.

Risetika juga menghitung ulang angka dari AI memakai produk yang tersimpan. Pita hijau angka AI cocok berarti hitungannya sama; kalau ada yang berbeda, muncul peringatan angka AI meleset, dan angka hitungan ekstensi di tab Analisis Data yang dipegang.

Tab Insight AI Riset Pasar berisi segmen harga dan pemimpin pasar, tab Insight AI diberi bingkai nomor 17
Tab Insight AI untuk keyword hijab voal. Produk dan angka di gambar ini data contoh.
Punya API key Gemini di menu Kelola API? Tombol Analisis dengan Gemini melewati langkah 12 sampai 16 dan menulis hasilnya langsung ke tab Insight AI (Bagian 12).
BAGIAN 11

Riset Toko

Riset Toko membaca katalog satu toko Shopee: berapa perkiraan omzetnya, di harga berapa ia laku, dan produk mana yang paling menghasilkan. Datanya dikumpulkan di halaman toko itu di Shopee, lalu dibaca di menu Riset Toko di dashboard.

Langkah 1. Buka halaman toko di Shopee

Di shopee.co.id, buka halaman toko mana pun: klik nama toko atau Kunjungi Toko di halaman produk, atau ketik alamatnya, misalnya shopee.co.id/namatoko. Halaman toko dikenali dari kotak profil toko di atas (nama, Produk:, Pengikut). Panel kecil Risetika di kanan bawah menulis Toko: lalu nama tokonya.

Halaman toko Shopee: kotak profil toko diberi bingkai nomor 1, kartu Riset Toko di bawah tab toko, panel Risetika di kanan bawah
Halaman toko Shopee dengan kartu Riset Toko di bawah tab toko. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Tunggu katalognya terkumpul

Kartu Riset Toko muncul di bawah tab toko, di atas voucher toko (atau di atas bagian KAMU MUNGKIN SUKA kalau toko tidak punya voucher). Pada kunjungan pertama kartu menulis Sebentar ya, menyiapkan data toko… dengan persentase. Risetika sedang mengumpulkan produk toko itu, dan tampilan toko boleh bergerak sebentar. Tombol Mengumpulkan… klik untuk berhenti di kanan atas menghentikannya. Hasilnya tersimpan sendiri ke dashboard.

Kartu Riset Toko sedang mengumpulkan: Sebentar ya, menyiapkan data toko, 6 persen
Katalog toko sedang dikumpulkan. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Baca kotak angka toko

Sesudah selesai, kartu menampilkan enam kotak: Produk dianalisis (misalnya 123 dari 128, angka kedua adalah jumlah produk di profil toko), Rentang harga, Pendapatan 30 hari terakhir, Rata-rata omzet/bln, Terjual/bln, dan Umur listing. Di bawahnya ada diagram omzet per umur listing dan per rentang harga, dibaca sama seperti Bagian 6. Kartu toko tidak punya Skor Peluang; skor itu khusus hasil pencarian.

Kepala kartu Riset Toko dan enam kotak angka, kotak 123 dari 128 Produk dianalisis diberi bingkai nomor 3
Toko contoh: 123 dari 128 produk dianalisis. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Sertakan produk habis

Di baris kontrol (sebaris dengan Urutkan dan Filter, Bagian 7) ada centang Sertakan produk habis. Bawaannya mati: produk yang stoknya habis tidak ikut dihitung. Itu sebabnya contoh di langkah 3 menulis 123 dari 128, karena lima produknya habis. Centang untuk ikut menghitungnya. Centang ini hanya muncul kalau ada produk habis yang terkumpul.

Baris kontrol kartu toko, centang Sertakan produk habis diberi bingkai nomor 4
Centang Sertakan produk habis. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Perlu lebih banyak produk? Klik Muat lebih banyak

Tombol + Muat lebih banyak di kanan atas kartu melanjutkan pengumpulan katalog, berguna untuk toko besar yang belum terkumpul semua. Selama berjalan tombolnya menulis Mengumpulkan… klik untuk berhenti. Tombol ini hilang kalau katalognya sudah lengkap.

Tombol Muat lebih banyak di kanan atas kartu Riset Toko diberi bingkai nomor 5
Tombol Muat lebih banyak. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Simpan ke Riset Toko

Deret ikon di ujung kanan baris kontrol sama dengan di hasil pencarian (Bagian 7), ditambah satu ikon toko: Simpan ke Riset Toko. Data toko sebenarnya sudah tersimpan sendiri; ikon ini menyimpan ulang keadaan sekarang supaya dashboard langsung ikut terbarui. Kalau berhasil, ikonnya sebentar berubah jadi centang hijau. Ikon CSV di halaman toko mengunduh 18 kolom.

Deret ikon di baris kontrol, ikon toko Simpan ke Riset Toko diberi bingkai nomor 6
Ikon toko di tengah deret ikon. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 7. Buka menu Riset Toko di dashboard

Klik Buka Dashboard di panel kecil Risetika, lalu Riset Toko di menu kiri, kelompok RISET, di bawah Riset Pasar.

Dashboard Risetika dengan menu Riset Toko di bilah kiri diberi bingkai nomor 7
Menu Riset Toko. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 8. Pilih toko

Kotak Toko di kanan atas berisi semua toko yang pernah dikumpulkan; namanya sama dengan nama di alamat toko. Di bawah judul tertulis jumlah produk yang terkumpul dan kapan terakhir diperbarui.

Kotak Toko terbuka dengan sinarjaya.hijab dan sabrina.hijab.official
Dua toko contoh tersimpan. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 9. Baca delapan kotak ringkasan

Pendapatan 30 Hari (est.), Total Produk Toko, Rentang Harga, Median Harga, Punya Penjualan 30 Hari (berapa persen produk yang laku sebulan terakhir), Rating Rata-rata, Rentang Umur Listing, dan Produk Habis. Pendapatan adalah batas bawah, karena angka terjual di halaman toko dibulatkan Shopee.

Delapan kotak ringkasan toko: pendapatan 30 hari Rp 1.8 M, total produk 123, rentang harga, median, 78 persen punya penjualan, rating 4,73, umur listing, 5 produk habis
Ringkasan toko contoh. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 10. Baca kartu analisis

Di bawah kotak ringkasan ada kartu bernomor: Insight Toko (bacaan cepat tanpa AI), Omzet berdasarkan Umur Listing, Omzet berdasarkan Rentang Harga, Matriks Harga × Umur Listing, Sebaran Harga per Umur Listing, Harga vs Terjual 30 Hari, Konsentrasi Omzet Toko, Kualitas Katalog, Rentang Harga Andalan Toko, dan Produk Omzet Tertinggi (20 teratas). Kartu Tren dari Waktu ke Waktu ikut muncul kalau toko itu sudah dikumpulkan lebih dari sekali.

Dua kartu analisis toko: Omzet berdasarkan Umur Listing dan Omzet berdasarkan Rentang Harga, masing-masing dengan kesimpulan tertulis
Dua kartu pertama, lengkap dengan kesimpulan tertulis. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 11. Bandingkan dua toko

Pilih toko lain di kotak Bandingkan, sama seperti Bagian 10 langkah 3. Kotak ringkasan toko pertama tetap tampil di atas, dan perbandingannya ada di bawahnya: Pendapatan 30 hari di kartu kepala, lalu baris Rata-rata Omzet / Produk, Total Produk Toko, Harga Rata-rata, Rentang Harga, dan Rentang Umur Listing. Peringatan muncul kalau jumlah produk keduanya berselisih lebih dari 10%; bacalah baris Rata-rata Omzet / Produk. Pilih - (tanpa) untuk kembali.

Perbandingan sinarjaya.hijab Rp 1.8 M lawan sabrina.hijab.official Rp 640.5 Jt dengan peringatan 123 lawan 10 produk
Dua toko contoh dengan jumlah produk yang timpang. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 12. Tombol di Riset Toko

Baris tombolnya sama dengan Riset Pasar: Export CSV, Analisis dengan AI (Bagian 10 langkah 11), Analisis dengan Gemini (Bagian 12), Impor Insight AI (Bagian 13), dan Impor CSV. Tombol Hapus di kanan atas membuka jendela Kelola Toko untuk menghapus satu atau banyak toko sekaligus, cara kerjanya sama dengan Bagian 10 langkah 8.

Kepala Riset Toko dengan tombol Hapus, baris tombol Export CSV sampai Impor CSV diberi bingkai nomor 12
Baris tombol Riset Toko. Produk dan angka di gambar ini data contoh.
BAGIAN 12

Pasang API Key Gemini

Beberapa fitur Risetika bisa meminta Gemini membaca data riset Anda secara langsung, tanpa salin-tempel ke tab AI. Syaratnya satu: API key Gemini milik Anda sendiri, disimpan sekali di menu Kelola API. Key-nya gratis dibuat di Google AI Studio, dan Risetika hanya menawarkan model Gemini yang punya tier gratis.

Langkah 1. Buka menu Kelola API

Di dashboard, klik Kelola API di menu kiri, kelompok AI. Sebelum ada key, pita di atas menulis Fitur AI belum tersambung.

Halaman Kelola API sebelum ada key, menu Kelola API di bilah kiri diberi bingkai nomor 1
Kelola API sebelum ada key.

Langkah 2. Buat API key di Google AI Studio

Kartu Cara dapat API key di kanan bawah menuliskan langkahnya. Klik Google AI Studio (terbuka di tab baru, atau buka aistudio.google.com/apikey), masuk dengan akun Google Anda, klik Create API key, lalu salin key yang muncul.

Kartu Cara dapat API key dengan tiga langkah dan tautan Google AI Studio
Langkah membuat key, tertulis juga di halaman Kelola API.

Langkah 3. Tempel key-nya

Kembali ke Kelola API. Di bagian Tambah key pertama, tempel key tadi di kolom API key. Kolom Nama (opsional) boleh dikosongkan; gunanya membedakan key kalau Anda menyimpan lebih dari satu. Ikon mata di ujung kolom memperlihatkan isi key supaya bisa Anda periksa.

Isian Nama Key toko utama dan kolom API key berisi key contoh, tombol Simpan dan uji
Key di gambar ini contoh, bukan key sungguhan.

Langkah 4. Tekan Simpan & uji

Risetika mengecek key itu ke Google (tombolnya menulis Menguji…). Kalau lulus, pita di atas berubah hijau: Gemini siap dipakai, lengkap dengan nama key dan model yang dipakai. Key yang ditolak Google tidak disimpan (langkah 8).

Pita hijau Gemini siap dipakai: Fitur AI memakai Key toko utama dengan model Gemini 3.5 Flash, 1 key tersimpan, 6 model tersedia
Key contoh lulus uji.

Langkah 5. Periksa baris key

Key yang tersimpan muncul di kartu API Key Gemini. Key yang sedang dipakai bertanda Dipakai; isinya disamarkan, hanya 4 huruf awal dan akhir yang tampil. Lulus uji berarti Google menerima key itu, diikuti kapan terakhir diuji. Tombol Uji mengecek ulang; ikon tempat sampah menghapus key dari perangkat ini (dikonfirmasi dulu; key-nya sendiri tetap ada di akun Google Anda).

Baris Key toko utama bertanda Dipakai dan Lulus uji, dengan tombol Uji dan ikon tempat sampah
Baris key yang dipakai.

Langkah 6. Pilih model (boleh dilewati)

Modelnya bisa dibiarkan apa adanya; bawaannya Gemini 3.5 Flash. Untuk menggantinya, klik Ganti di kartu Model Gemini (atau Ganti model di pita hijau), lalu pilih dari daftar. Hanya model bertier gratis yang ditampilkan.

Kartu Model Gemini dengan daftar model terbuka: Gemini 3.8 Flash sampai Gemini 3.1 Flash-Lite, Gemini 3.5 Flash bertanda Bawaan
Daftar model yang bisa dipilih.

Langkah 7. Simpan key kedua (boleh dilewati)

Tier gratis punya batas pemakaian. Anda bisa menyimpan key lain lewat Tambah key lain. Key baru tidak langsung dipakai; klik Pakai key ini untuk berpindah. Kalau kuota key yang dipakai sedang habis atau key-nya ditolak, Risetika otomatis mencoba key lain yang tersimpan.

Dua key tersimpan: Key toko utama Dipakai, Key cadangan dengan tombol Pakai key ini diberi bingkai nomor 7
Dua key contoh tersimpan.

Langkah 8. Kalau key ditolak

Key yang ditolak memunculkan notifikasi merah Key ditolak Google dan tidak disimpan. Pesannya menyebut sebabnya:

API key tidak valid: biasanya ada huruf yang terpotong saat menyalin. Salin ulang dari Google AI Studio. API key ditolak Google: Generative Language API belum aktif untuk project key itu; cara paling cepat, buat key baru langsung dari Google AI Studio.

Kalau Google tidak bisa dihubungi atau kuotanya sedang habis (Kuota key ini sedang habis), key tetap disimpan dengan tanda Belum teruji. Tekan Uji lagi nanti.

Halaman Kelola API dengan notifikasi merah Key ditolak Google: API key tidak valid, mungkin ada huruf yang terpotong
Key contoh yang salah salin ditolak.

Langkah 9. Pakai fitur Gemini

Sesudah key tersimpan, tombol bertanda Gemini bisa dipakai: Analisis dengan Gemini di Riset Produk, Insight AI, Riset Pasar, dan Riset Toko (hasilnya masuk ke Insight AI); Tulis Listing, Jelaskan dengan Gemini di kartu Skor Peluang, dan Bandingkan Foto di Riset Pasar; Tulis dengan Gemini dan Analisis dengan Gemini di jendela Generate Judul; Analisis dengan Gemini di Bedah Ulasan Pesaing (halaman produk Shopee), yang merangkum keluhan dari ulasan bintang 1 sampai 3; Ringkas dengan Gemini di menu Pantauan; dan Tulis dengan AI di dialog Balas ulasan Seller Centre (paket Iklan Pro dan Pro Max).

Tidak ada yang dikirim ke Gemini sebelum Anda menekan salah satu tombol itu.

Baris tombol Riset Pasar, tombol Analisis dengan Gemini dan Tulis Listing diberi bingkai nomor 9
Dua tombol Gemini di Riset Pasar.
Keamanan & biaya: key disimpan di perangkat ini saja dan hanya dikirim ke Google, tidak ke server Risetika. Jadi kalau Anda memakai Risetika di komputer lain, simpan key-nya sekali lagi di sana. Kuota dan biaya Gemini dihitung Google ke akun Google Anda, terpisah dari paket Risetika. Jangan bagikan key ke orang lain; kalau terlanjur, hapus key itu di Google AI Studio lalu buat yang baru.
BAGIAN 13

Insight AI

Insight AI merangkum produk riset Anda menjadi harga, varian, suara pembeli, peluang, risiko, dan langkah konkret. Ada dua jalan: langsung lewat Gemini kalau Anda sudah menyimpan API key (langkah 1 sampai 3), atau lewat ChatGPT, Gemini, Claude, atau Perplexity dengan salin-tempel (langkah 4 sampai 9). Keduanya tanpa biaya AI dari Risetika, dan tidak ada data yang terkirim sebelum Anda menekan tombolnya.

Langkah 1. Lewat Gemini: centang produk, lalu Analisis dengan Gemini

Pastikan API key sudah tersimpan (Bagian 12). Di Riset Produk, centang produk yang mau dianalisis (tanpa centang, yang tampil yang dikirim), lalu klik Analisis dengan Gemini.

Tiga produk dicentang di Riset Produk dan tombol Analisis dengan Gemini diberi bingkai nomor 1
Tombol Analisis dengan Gemini. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Tunggu Gemini selesai

Dashboard pindah ke Insight AI dan menulis Gemini sedang membaca produk dan menulis analisisnya. Biasanya 20 sampai 60 detik. Halamannya boleh ditinggal; hasilnya tersimpan begitu selesai.

Menu Insight AI saat Gemini sedang membaca produk
Keadaan memuat di Insight AI. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Hasilnya muncul sebagai chip project

Hasilnya muncul sebagai chip bernama project-nya, di atas catatan yang menyebut model dan waktu analisisnya, misalnya Dianalisis Gemini 3.5 Flash.

Chip Riset Gamis Rayon dan catatan Dianalisis Gemini 3.5 Flash di menu Insight AI
Hasil analisis Gemini. Produk, angka, dan isi jawaban AI di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Tanpa key: centang produk, lalu Export JSON

Di Riset Produk, centang produk yang mau dianalisis, lalu klik Export JSON. Berkasnya turun ke folder Download. (Di Riset Pasar dan Riset Toko, yang dipakai Export CSV; contoh lengkap Riset Pasar ada di Bagian 10 langkah 11 sampai 17.)

Tiga produk dicentang dan tombol Export JSON (3) diberi bingkai nomor 4
Tombol Export JSON (3). Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Klik Analisis dengan AI, pilih AI-nya

Klik Analisis dengan AI. Pilih tujuannya: ChatGPT, Gemini, Claude, atau Perplexity. Promptnya sama untuk semua.

Jendela Analisis Riset Produk dengan AI dengan empat pilihan AI diberi bingkai nomor 5
Empat pilihan AI.

Langkah 6. Klik Lanjutkan

Klik Lanjutkan. Tab AI terbuka dan promptnya diketikkan otomatis ke kotak ketiknya; salinannya juga ada di papan klip. Klik Salin prompt saja kalau Anda mau menempelkannya sendiri.

Tombol Salin prompt saja dan Lanjutkan di bawah jendela diberi bingkai nomor 6
Tombol Lanjutkan dan Salin prompt saja.

Langkah 7. Di tab AI: lampirkan berkasnya, lalu kirim

Lampirkan berkas yang tadi diunduh lewat tombol + atau ikon klip di kotak ketik AI, lalu kirim. Yang dikirim Risetika hanya perintahnya; berkasnya harus Anda lampirkan sendiri, karena tidak ada situs AI yang mengizinkan halaman lain menaruh berkas.

Panduan Insight AI tahap 2: Kirim ke AI, lampirkan berkas JSON lewat tombol plus
Ringkasan tahap ini juga tertulis di menu Insight AI selama belum ada hasil.

Langkah 8. Klik Buka Insight AI

Setelah AI menjawab, klik tombol Buka Insight AI di kotak Risetika, pojok kanan bawah halaman AI. Dashboard terbuka di menu Insight AI dengan kotak impor yang sudah siap. Kotaknya sudah tertutup? Klik Impor JSON di menu Insight AI.

Panduan Insight AI tahap 3: tombol Buka Insight AI di pojok kanan bawah tab AI
Tombol Buka Insight AI seperti yang tampil di kotak Risetika.

Langkah 9. Tempel jawaban AI, lalu Impor

Di jendela Impor Hasil Analisis AI, tempelkan seluruh jawaban AI apa adanya; blok JSON-nya dicari sendiri. Risetika langsung menulis berapa bagian yang terbaca, misalnya Terbaca 11 dari 11 bagian. Klik Impor.

Jendela Impor Hasil Analisis AI berisi jawaban AI dan tulisan Terbaca 11 dari 11 bagian
Jawaban AI ditempel utuh. Isi jawaban di gambar ini data contoh.

Langkah 10. Baca hasilnya di dua tab

Tab Analisis Data berisi peta harga, sebaran bintang ulasan, varian paling diulas, dan tren ulasan per bulan: dihitung dari data, bukan dari AI. Tab Insight AI berisi ringkasan, peta harga, permintaan varian, suara pembeli, peluang & risiko, langkah konkret, dan bagian yang datanya masih kurang. Hasil impor menempel ke project, keyword, atau toko asalnya, dan ikut muncul sebagai tab Insight AI di Riset Pasar dan Riset Toko. Tombol Hapus insight di sana membuangnya tanpa menyentuh data risetnya.

Tab Analisis Data dan Insight AI di atas hasil analisis diberi bingkai nomor 10
Dua tab hasil analisis. Produk dan angka di gambar ini data contoh.
Bagian berlencana AI adalah pendapat model, bukan hasil ukur Risetika. Periksa lagi sebelum dipakai mengambil keputusan besar.
BAGIAN 14

Kalkulator ROAS di Halaman Produk

Di halaman produk Shopee ada tombol mengambang Kalkulator ROAS. Isinya sama dengan kalkulator di Seller Centre (Bagian 15), bedanya di sini harga jual dan kategori produk terisi sendiri dari halaman yang sedang Anda buka. Praktis untuk menghitung kelayakan produk pesaing sebelum ikut menjualnya.

Langkah 1. Buka halaman produk di Shopee, lalu klik Kalkulator ROAS

Buka produk apa pun di shopee.co.id. Tombol oranye Kalkulator ROAS menempel di kiri bawah halaman. Klik untuk membuka panelnya.

Halaman produk Shopee dengan tombol Kalkulator ROAS di kiri bawah diberi bingkai nomor 1
Tombol Kalkulator ROAS di halaman produk. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Periksa harga jual dan kategori yang terisi sendiri

Harga jual diambil dari harga di halaman produk, dan Kategori produk dari remah roti (breadcrumb) di atas judul produk. Tarif fee-nya langsung ikut, misalnya 8,25% untuk Gamis di toko Star. Kalau kategorinya tidak bisa dipastikan, kolom ini dibiarkan dan Anda memilihnya sendiri (langkah 5).

Panel Kalkulator ROAS terbuka di samping halaman produk, kolom Harga jual dan Kategori produk diberi bingkai nomor 2
Harga jual Rp119.000 dan kategori Pakaian Muslim Wanita terisi dari halaman produknya. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Isi HPP produk

Ketik harga pokok (modal) satu produk di HPP produk. Hanya angka ini yang tidak bisa dibaca dari halaman Shopee. Kolom Profit kotor di sebelahnya langsung menghitung sisa sesudah semua biaya Shopee.

Kolom HPP produk berisi 52000 diberi bingkai nomor 3
HPP contoh Rp52.000. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Isi Operasional dan Komisi affiliate

Operasional untuk biaya packing, kardus, dan biaya lain per produk. Komisi affiliate diisi persen komisi yang Anda tetapkan untuk affiliate, dihitung dari harga jual. Isi 0 kalau produknya tidak ikut program affiliate.

Kolom Operasional 3000 dan Komisi affiliate 5 persen diberi bingkai nomor 4
Operasional Rp3.000 dan komisi affiliate 5%. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Koreksi kategori lewat pemilih kategori

Klik kotak Kategori produk untuk membuka pemilih berjenjang: kelompok besar di kiri, sub-kategori di tengah, dan pilihan fee di kanan. Ada kolom Cari kategori atau jenis produk di atasnya, lalu klik Pilih pada baris yang cocok. Kategori ongkir memakai pemilih yang sama untuk tarif Gratis Ongkir XTRA. Tarifnya mengikuti katalog resmi Shopee, dan tautan Periksa di halaman resmi Shopee ada di kepala pemilih.

Pemilih fee kategori produk terbuka di atas halaman produk diberi bingkai nomor 5
Pemilih kategori dengan Fashion Muslim terpilih. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Pilih jenis toko

Klik Jenis toko lalu pilih Star / Star+, Shopee Mall, atau Non-Star. Toko Mall memakai katalog fee tersendiri, jadi tarif kategori ikut berubah.

Pilihan Jenis toko terbuka: Star / Star+, Shopee Mall, Non-Star, diberi bingkai nomor 6
Tiga pilihan jenis toko. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 7. Pilih program promo dan pajak penjual

Program promo: Tanpa Promo, Promo XTRA (4,5%), atau Promo XTRA+ (6,5%). Pajak penjual: Tanpa PPh/PKP, PPh 22 (0,5%), atau PKP / PPN 11%. Pilih sesuai keadaan toko Anda.

Pilihan Program promo terbuka di samping kotak Pajak penjual, diberi bingkai nomor 7
Program promo dan pajak penjual. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 8. Atur Gratis Ongkir XTRA dan Biaya Iklan Bersih

Sakelar Ikut Gratis Ongkir XTRA menambahkan tarif ongkir sesuai kategori, maksimum Rp40.000 atau Rp60.000 per produk. Sakelar Biaya Iklan Bersih 3%* untuk toko yang ikut program itu: tarif Gratis Ongkir dipotong sesuai kelas A sampai H. Biaya proses pesanan Rp1.250 per pesanan selesai dikunci karena itu tarif Shopee.

Sakelar Ikut Gratis Ongkir XTRA dan Biaya Iklan Bersih 3% diberi bingkai nomor 8
Gratis Ongkir XTRA menyala, Biaya Iklan Bersih mati. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 9. Baca rincian biaya

Strip di bawah kolom merinci tiap biaya dalam persen dan rupiah: fee kategori, Gratis Ongkir beserta kelasnya, Promo XTRA, affiliate, proses pesanan, pajak, dan penyesuaian. Lipatan Penyesuaian lanjutan di bawahnya untuk fee lain dan porsi profit tiap target.

Strip rincian biaya: fee kategori, Gratis Ongkir kelas G, Promo XTRA, affiliate, proses pesanan, pajak, penyesuaian, diberi bingkai nomor 9
Rincian biaya per produk. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 10. Baca target ROAS

Gulir ke atas panel. Bilah warna adalah jawabannya: Rugi di bawah BEP, lalu Kompetitif, Konservatif, dan Prospektif beserta margin bersihnya. Di bawahnya ada Profit kotor / produk, Total biaya Shopee, dan satu kalimat kesimpulan, misalnya ROAS di atas BEP sudah untung.

Bilah target ROAS Rugi, Kompetitif, Konservatif, Prospektif beserta profit kotor dan kesimpulan diberi bingkai nomor 10
Target ROAS produk contoh. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 11. Coba promo di tab Simulasi Promo

Klik tab Simulasi Promo. Harga normal dan fee kategori dibawa dari tab Target ROAS. Isi Modal per barang, Diskon produk, Harga flash sale, atau Voucher toko (Rp atau %), lalu pilih program Shopee yang diikuti saat promo. Hasilnya menyebut untung per barang sesudah promo dan ROAS minimal supaya iklannya tidak rugi, lengkap dengan perbandingan sebelum dan sesudah promo.

Hasil Simulasi Promo: untung per barang dan ROAS minimal, tabel sebelum dan sesudah promo, diberi bingkai nomor 11
Diskon 10% dan voucher Rp5.000. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 12. Mulai ulang dengan Reset pengaturan

Reset pengaturan di bagian bawah tab Target ROAS mengembalikan semua isian ke bawaan, lalu mengisi ulang harga dan kategori dari halaman produk itu.

Tombol Reset pengaturan di bawah lipatan Penyesuaian lanjutan diberi bingkai nomor 12
Tombol Reset pengaturan. Produk dan angka di gambar ini data contoh.
Rumus, tier target, dan katalog fee-nya sama persis dengan kalkulator di Seller Centre. Yang berbeda hanya kolom mana yang diisi otomatis.
BAGIAN 15

Kalkulator Target ROAS

Kalkulator ini menjawab satu pertanyaan sebelum Anda beriklan: berapa ROAS minimal supaya iklan produk ini tidak rugi, dan berapa target yang masih menyisakan profit. Ia ada di semua halaman Seller Centre.

Langkah 1. Buka Seller Centre, lalu klik Kalkulator ROAS

Buka seller.shopee.co.id dan masuk ke toko Anda. Tombol oranye Kalkulator ROAS menempel di kanan bawah setiap halaman Seller Centre, termasuk halaman beranda. Klik untuk membuka panel Kalkulator Target ROAS.

Beranda Seller Centre dengan tombol Kalkulator ROAS di kanan bawah diberi bingkai nomor 1
Tombol Kalkulator ROAS di kanan bawah beranda Seller Centre. Nama toko disamarkan.

Langkah 2. Isi Input Produk

Isi HPP Produk, Harga Jual, dan Operasional (packing, kardus, dan lain-lain per produk). Proses Pesanan Rp1.250 dikunci karena itu tarif Shopee.

Kelompok Input Produk: HPP Produk, Harga Jual, Operasional, Proses Pesanan, diberi bingkai nomor 2
HPP Rp52.000, harga jual Rp119.000, operasional Rp3.000. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Isi Biaya Shopee dalam persen

Isi Biaya Kategori dan Ongkir Xtra sesuai kategori produk Anda, Penyesuaian Fee untuk biaya lain di luar keduanya, dan Komisi Affiliate. Di Seller Centre kolom ini diisi sendiri; tarif per kategori bisa dicek di pemilih kategori kalkulator halaman produk (Bagian 14 langkah 5).

Kelompok Biaya Shopee: Biaya Kategori, Ongkir Xtra, Penyesuaian Fee, Komisi Affiliate, diberi bingkai nomor 3
Biaya kategori 8,25% dan ongkir 7,5%. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Centang program yang Anda ikuti

Centang Ikut Gratis Ongkir XTRA kalau toko Anda ikut program itu, dan Biaya Iklan Bersih 3%* (potongan ongkir) kalau ikut program potongan ongkir dari iklan.

Kotak centang Ikut Gratis Ongkir XTRA dan Biaya Iklan Bersih 3% diberi bingkai nomor 4
Gratis Ongkir XTRA dicentang. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Baca bilah target ROAS

Bilah di paling atas adalah jawabannya. Rugi berakhir di BEP: di bawah ROAS ini iklan Anda rugi. Sesudahnya Kompetitif, Konservatif, dan Prospektif, target ROAS dengan sisa margin makin besar.

Bilah Rugi, Kompetitif, Konservatif, Prospektif beserta angka ROAS dan marginnya diberi bingkai nomor 5
BEP contoh 3,1, Kompetitif 5,1. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Baca profit kotor dan kesimpulannya

Profit Kotor / produk adalah harga jual dikurangi HPP, operasional, dan semua biaya Shopee. Total biaya Shopee menjumlahkan fee dalam rupiah dan persen. Kotak di bawahnya menyimpulkan seberapa longgar margin Anda untuk beriklan.

Profit Kotor per produk, Total biaya Shopee, dan kotak kesimpulan margin diberi bingkai nomor 6
Profit kotor contoh Rp38.653 per produk. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 7. Atur alokasi profit untuk iklan

Buka lipatan Alokasi profit untuk iklan (lanjutan). Angkanya adalah porsi profit kotor yang boleh habis untuk iklan di tiap target: bawaannya 60% (Kompetitif), 50% (Konservatif), dan 25% (Prospektif). Makin kecil porsinya, makin tinggi target ROAS dan makin banyak profit yang tersisa.

Lipatan Alokasi profit untuk iklan terbuka: Kompetitif 60, Konservatif 50, Prospektif 25, diberi bingkai nomor 7
Porsi bawaan 60%, 50%, dan 25%. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 8. Coba promo di tab Simulasi Promo

Tab Simulasi Promo sama dengan di halaman produk (Bagian 14 langkah 11): harga normal dan fee kategori dibawa dari tab Target ROAS, modal diambil dari HPP. Isi diskon, harga flash sale, atau voucher toko untuk melihat untung per barang sesudah promo dan ROAS minimal iklannya.

Hasil Simulasi Promo di panel Seller Centre diberi bingkai nomor 8
Diskon 10% dan voucher Rp5.000. Produk dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 9. Kembali ke contoh dengan Reset ke contoh

Reset ke contoh di bawah panel mengembalikan semua isian ke angka contoh bawaan. Pengaturan Evaluasi Dashboard Iklan di atasnya dibahas di Bagian 16 langkah 19.

Tombol Reset ke contoh di bawah panel diberi bingkai nomor 9
Tombol Reset ke contoh. Produk dan angka di gambar ini data contoh.
BEP ROAS = harga jual dibagi profit kotor. Target Kompetitif, Konservatif, dan Prospektif adalah BEP dibagi porsi profit untuk iklan (60%, 50%, 25%). Porsi itu pilihan bawaan, bukan patokan pasar, jadi ubah sesuai strategi Anda.
BAGIAN 16

Evaluasi Dashboard Iklan

Di halaman Iklan Shopee di Seller Centre, Risetika menempelkan angka yang tidak disediakan Shopee: biaya iklan sesudah PPN, ROAS aktual, untung atau rugi per iklan, dan riwayat performa toko.

Langkah 1. Buka Iklan Shopee di Seller Centre

Di seller.shopee.co.id, cari kelompok Pusat Promosi di bilah menu kiri, lalu klik Iklan Shopee.

Beranda Seller Centre dengan menu Iklan Shopee di bawah Pusat Promosi pada bilah kiri diberi bingkai nomor 1
Menu Iklan Shopee di bilah kiri Seller Centre. Nama toko disamarkan.

Langkah 2. Pastikan penanda Risetika aktif muncul

Begitu angka performa tampil, penanda Risetika aktif muncul di bawah judul Performa. Kalau penanda ini tidak muncul, periksa paket dan login Anda (Bagian 19).

Halaman Iklan Shopee dengan penanda Risetika aktif di bawah judul Performa diberi bingkai nomor 2
Halaman Iklan Shopee dengan Risetika aktif. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Baca biaya iklan dan ROAS aktual

Di sebelah Biaya Iklan ada chip AKTUAL: biaya iklan sesudah PPN iklan 11%, karena angka Shopee belum termasuk PPN. Di sebelah ROAS ada AKTUAL ROAS, yaitu penjualan dibagi biaya aktual itu.

Chip AKTUAL di Biaya Iklan dan AKTUAL ROAS di ROAS diberi bingkai nomor 3
Biaya Rp128.603 jadi Rp142.750 sesudah PPN 11%. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Baca chip untung di Penjualan dari Iklan

Chip di bawah Penjualan dari Iklan menjumlahkan untung atau rugi dari iklan-iklan di tabel. Kalau HPP produknya belum diketahui, chip menulis sebelum modal: angkanya penjualan dikurangi biaya iklan aktual, dan untung bersihnya lebih kecil dari itu.

Chip UNTUNG Rp317.329, 3 iklan, sebelum modal, diberi bingkai nomor 4
Chip untung dari tiga iklan. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Baca baris Metrik tambahan

Empat metrik yang dihitung Risetika dari angka Shopee: Tingkat Konversi, Biaya Per Klik, ACOS, dan RPM. Arahkan kursor ke tanda tanya untuk penjelasan tiap metrik.

Baris Metrik tambahan: Tingkat Konversi, Biaya Per Klik, ACOS, RPM, diberi bingkai nomor 5
Metrik tambahan periode aktif. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Kolom Biaya Iklan di Daftar Iklan Produk

Gulir ke Daftar Iklan Produk. Tiap baris diberi chip Ad: biaya aktual iklan itu (sudah termasuk PPN iklan) dan porsinya dari total biaya.

Chip Ad berisi biaya aktual dan porsi di kolom Biaya Iklan tiap baris diberi bingkai nomor 6
Biaya aktual per iklan. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 7. Kolom ROAS: Bagus, Cukup, atau Buruk

Chip di kolom ROAS menilai ROAS aktual tiap iklan: BAGUS, CUKUP, atau BURUK, memakai BEP dari Kalkulator ROAS Anda, bukan target bawaan Shopee. Iklan tanpa penjualan ditulis belum bisa dihitung.

Chip BAGUS 6,61, BURUK 1,54, dan belum bisa dihitung di kolom ROAS diberi bingkai nomor 7
Penilaian ROAS per iklan. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 8. Kolom Penjualan: Untung atau Rugi

Chip di kolom Penjualan menulis Untung atau Rugi per iklan. Keterangan sebelum modal berarti HPP belum dipotong; belum ada penjualan berarti iklannya baru menghabiskan biaya.

Chip Untung dan Rugi di kolom Penjualan dari Iklan diberi bingkai nomor 8
Untung atau rugi per iklan. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 9. Kolom Impresi dan Klik

Penanda Impresi Terlalu Kecil muncul saat iklan sudah menjual tapi impresinya di bawah 2.000, tanda iklan itu layak diberi jangkauan lebih. Di kolom Jumlah Klik ada chip CPC, biaya per klik aktual.

Penanda Impresi Terlalu Kecil di kolom Iklan Dilihat diberi bingkai nomor 9
Iklan dengan impresi kecil. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 10. Simpan performa periode ini

Klik Simpan Performa di kanan baris Metrik tambahan. Angka periode yang sedang tampil disimpan sebagai snapshot. Tombolnya mati selama angka Shopee belum selesai dimuat, supaya tidak menyimpan angka nol.

Tombol Simpan Performa diberi bingkai nomor 10
Tombol Simpan Performa. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 11. Baca Histori Performa Toko

Sesudah snapshot pertama, strip Histori Performa Toko muncul di atas halaman. Tiap kartu berisi ROAS, iklan dilihat, dan tingkat konversi satu snapshot, beserta selisihnya terhadap snapshot sebelumnya.

Strip Histori Performa Toko dengan kartu snapshot ROAS 3,27 diberi bingkai nomor 11
Snapshot pertama. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 12. Tulis Catatan Evaluasi

Klik tombol + di kartu Catatan Evaluasi, tulis apa yang Anda ubah hari itu, misalnya "budget dinaikkan, dua iklan boros dimatikan", lalu Simpan. Catatan ini yang membuat angka periode berikutnya bisa dijelaskan.

Kartu Catatan Evaluasi berisi catatan contoh diberi bingkai nomor 12
Catatan evaluasi contoh. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 13. Unduh riwayat sebagai CSV

Unduh Riwayat mengunduh seluruh snapshot sebagai berkas CSV. Angka di dalam kurung adalah jumlah snapshot yang tersimpan.

Tombol Unduh Riwayat (1) diberi bingkai nomor 13
Tombol Unduh Riwayat. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 14. Buka rincian satu iklan: Analitik iklan produk

Klik nama iklan di Daftar Iklan Produk untuk membuka halaman rinciannya di Seller Centre. Di sana Risetika menambahkan kartu Analitik iklan produk: ROAS aktual beserta penilaiannya, bilah target dari kalkulator, profit kotor, histori, dan catatan khusus iklan itu, plus tombol Simpan performa dan Atur biaya & target.

Kartu Analitik iklan produk di halaman rincian iklan diberi bingkai nomor 14
Analitik satu iklan. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 15. Klik Atur biaya & target

Tombol Atur biaya & target ada di kanan atas kartu Analitik iklan produk. Setelah diklik, tombolnya berubah jadi Tutup pengaturan dan panel Rincian biaya & target terbuka di bawah kartu. Semua angka di kartu, termasuk bilah target dan profit kotor, dihitung dari isi panel ini.

Tombol Atur biaya & target di kanan atas kartu Analitik iklan produk diberi bingkai nomor 15
Tombol Atur biaya & target. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 16. Isi setelan khusus iklan ini, atau salin dari iklan lain

Isi HPP produk, harga jual, operasional, kategori produk, kategori ongkir, jenis toko, program promo, pajak penjual, dan komisi affiliate, lalu nyalakan Ikut Gratis Ongkir XTRA dan Biaya Iklan Bersih 3% bila toko Anda ikut programnya. Biaya proses pesanan Rp1.250 terkunci karena tarifnya tetap dari Shopee. Profit kotor di kolom kanan langsung ikut berubah.

Iklan yang belum pernah diatur memakai setelan umum, yaitu isi panel Kalkulator ROAS. Begitu satu angka diubah di sini, setelannya tersimpan khusus untuk iklan ini dan keterangan di bawah judul panel berubah jadi "Khusus iklan ini". Kalau produknya mirip dengan iklan yang sudah diatur, pakai Samakan dengan iklan lain: HPP, harga, operasional, kategori, ongkir, promo, pajak, affiliate, dan target ikut tersalin. Pilihan ini hanya muncul bila ada iklan lain yang sudah diatur. PPN iklan dan ambang Baik/Cukup tetap satu untuk seluruh toko.

Panel Rincian biaya & target dengan pilihan Samakan dengan iklan lain dan isian HPP, harga jual, kategori, ongkir, promo, pajak, dan affiliate diberi bingkai nomor 16
Setelan biaya satu iklan. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 17. Baca rincian fee

Bilah di bawah isian merinci potongan Shopee per produk dalam persen dan rupiah: fee kategori, Gratis Ongkir beserta kelasnya, Promo XTRA, affiliate, proses pesanan, pajak, dan penyesuaian. Jumlah persennya tampil sebagai Total fee di kanan atas panel.

Bilah rincian fee kategori, Gratis Ongkir, Promo XTRA, affiliate, proses pesanan, pajak, dan penyesuaian diberi bingkai nomor 17
Rincian fee per produk. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 18. Ubah target di Penyesuaian lanjutan

Klik Penyesuaian lanjutan untuk membuka empat isian lagi. Penyesuaian fee lain untuk potongan yang belum tercakup di atas. Target kompetitif, konservatif, dan prospektif adalah porsi profit kotor (%) yang Anda relakan untuk iklan di tiap tingkat. Makin besar porsinya, makin rendah ROAS target dan makin tipis margin bersih yang tersisa. Di bawahnya tercantum tanggal pembaruan tarif dan tautan sumbernya.

Lipatan Penyesuaian lanjutan terbuka dengan isian Penyesuaian fee lain, Target kompetitif, konservatif, dan prospektif diberi bingkai nomor 18
Penyesuaian lanjutan. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.

Langkah 19. Atur ambang penilaian

Semua ambang bisa Anda ubah di panel Kalkulator ROAS, lipatan Evaluasi Dashboard Iklan: ROAS, ACOS, CTR, dan konversi masing-masing punya ambang Baik dan Cukup, di luar itu dinilai Buruk. Ada juga PPN Iklan (%) untuk menghitung biaya aktual, dan sakelar untuk mematikan semua penanda di dashboard iklan.

Lipatan Evaluasi Dashboard Iklan terbuka dengan ambang ROAS, ACOS, CTR, konversi, dan PPN Iklan, diberi bingkai nomor 19
Ambang bawaan. Iklan dan angka di gambar ini data contoh.
BAGIAN 17

Toko Anda & Kuota Paket

Bagian Toko Anda di Dashboard menentukan toko Shopee mana yang boleh memakai extension.

Langkah 1. Buka Dashboard

Klik Dashboard di menu kiri. Bagian Toko Anda ada di bawah banner.

Halaman Dashboard dengan menu Dashboard diberi bingkai nomor 1 dan bagian Toko Anda di bawah banner
Dashboard Risetika. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Toko terdeteksi sendiri

Toko terdeteksi dan aktif otomatis saat Anda membuka Shopee dalam keadaan login. Toko yang sedang login di Shopee ditandai Sedang Login di Shopee.

Kartu Toko Sinar Jaya bertanda Sedang Login di Shopee diberi bingkai nomor 2
Toko yang sedang login. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Cek kuota toko

Chip x / y toko aktif menunjukkan berapa toko yang aktif dan batas paket Anda.

Chip 2 / 3 toko aktif diberi bingkai nomor 3
Dua dari tiga slot terpakai. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Nonaktifkan atau aktifkan toko

Tombol Nonaktifkan mematikan toko itu dan membebaskan satu slot kuota. Toko yang nonaktif bisa diaktifkan lagi lewat tombol Aktifkan selama kuota masih ada; kalau kuota penuh, kartunya menulis Kuota penuh.

Tombol Nonaktifkan di kartu Grosir Murah diberi bingkai nomor 4
Tombol Nonaktifkan. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Hapus toko yang tidak dipakai

Ikon tempat sampah di kartu toko menghapus toko itu dari daftar dan membebaskan slot kuotanya.

Ikon tempat sampah di kartu Grosir Murah diberi bingkai nomor 5
Ikon hapus toko. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Cek chip sinkron

Chip Tersinkron ke server beserta kapan terakhir menandakan daftar toko Anda tersimpan dan sama di semua perangkat. Kalau tertulis Sinkron gagal, login ulang, lihat Bagian 19 langkah 4.

Chip Tersinkron ke server, 4 mnt lalu, diberi bingkai nomor 6
Chip sinkron. Toko dan akun di gambar ini data contoh.
BAGIAN 18

Akun, Data & Tampilan

Semua yang ada di bilah atas dashboard, dan apa yang terjadi pada data Anda.

Langkah 1. Cek paket di pil paket

Pil hijau di bilah atas menyebut paket Anda dan sampai kapan aktif. Klik pil ini untuk melihat paket dan harga.

Pil paket Iklan Pro aktif s/d 31 Des 2027 diberi bingkai nomor 1
Pil paket. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Jumlah keyword tersimpan

Pil N keyword menyebut berapa keyword hasil riset yang tersimpan di akun ini.

Pil 1 keyword diberi bingkai nomor 2
Pil jumlah keyword. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Ganti tampilan terang atau gelap

Ikon bulan atau matahari mengganti tampilan terang dan gelap. Pilihannya diingat, dan sengaja tidak mengikuti tema sistem.

Dashboard dalam tampilan gelap dengan tombol tema diberi bingkai nomor 3
Tampilan gelap. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Muat ulang dengan Refresh

Refresh menarik ulang data riset dan daftar toko dari server, lalu menggambar ulang halaman yang sedang dibuka.

Tombol Refresh diberi bingkai nomor 4
Tombol Refresh. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 5. Buka menu akun

Klik nama Anda di pojok kanan atas. Menu akun terbuka dengan email, paket, dan tombol-tombol di langkah berikutnya.

Tombol nama akun Seller Contoh dengan menu akun terbuka diberi bingkai nomor 5
Menu akun terbuka. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 6. Riwayat pembayaran dan privasi

Riwayat pembayaran menampilkan lima pesanan terakhir beserta statusnya. Privasi & penggunaan data membuka halaman kebijakan lengkap.

Tombol Riwayat pembayaran dan Privasi dan penggunaan data diberi bingkai nomor 6
Dua tautan informasi akun. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 7. Hapus semua data riset

Hapus semua data riset menghapus keyword, riset toko, dan riset produk dari perangkat ini dan dari server. Dashboard meminta konfirmasi dulu lewat tombol merah Ya, hapus semua. Tidak bisa dibatalkan, dan sesi login Anda tetap.

Tombol Hapus semua data riset diberi bingkai nomor 7
Tombol Hapus semua data riset. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 8. Ganti akun Google

Ganti akun Google mengeluarkan akun ini lalu langsung membuka login Google, untuk pindah ke akun lain.

Tombol Ganti akun Google diberi bingkai nomor 8
Tombol Ganti akun Google. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 9. Keluar

Keluar hanya mengakhiri sesi, sesudah Anda mengonfirmasi Ya, keluar. Data riset di perangkat ini tidak dihapus dan muncul lagi setelah login.

Tombol Keluar diberi bingkai nomor 9
Tombol Keluar. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Sinkron antar-perangkat

Data riset dan daftar toko tersimpan per akun Google di server, jadi login di komputer lain membawa serta hasil riset Anda. Keadaannya terlihat di chip sinkron bagian Toko Anda (Bagian 17 langkah 6).

BAGIAN 19

Mengatasi Kendala

Panel Risetika di Shopee terkunci? Periksa berurutan: paket masih aktif, sudah login Shopee, lalu akun Shopee itu terdaftar dan aktif di Toko Anda.

Langkah 1. Cek status paket di popup

Klik ikon Risetika di kanan atas Chrome. Kalau paket atau masa coba habis, popup menyebutnya terang-terangan, misalnya Masa coba sudah berakhir atau Langganan belum aktif, lengkap dengan tombol untuk melanjutkan. Kalau tertulis Sesi login sudah berakhir, login ulang dari popup.

Popup Risetika menampilkan pesan Masa coba sudah berakhir diberi bingkai nomor 1
Popup saat masa coba habis. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 2. Pastikan toko Shopee aktif di Toko Anda

Buka Dashboard, bagian Toko Anda (Bagian 17). Toko yang sedang login di Shopee harus bertanda Sedang Login di Shopee dan berstatus Aktif. Kalau nonaktif, klik Aktifkan, atau bebaskan satu slot dulu kalau kuota penuh.

Tanda Sedang Login di Shopee dan status Aktif di kartu toko diberi bingkai nomor 2
Toko aktif yang sedang login. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 3. Panel bertuliskan Fitur Iklan Pro atau Fitur Riset Pro

Fiturnya ada, tapi tidak termasuk paket Anda sekarang. Kartunya menyebut paket Anda saat ini, dan tombol Lihat paket membuka halaman harga. Kalkulator ROAS dan Simulasi Promo ada di paket Iklan Pro dan Pro Max; riset pasar di Riset Pro dan Pro Max.

Panel Kalkulator Target ROAS bertuliskan Fitur Iklan Pro dengan tombol Lihat paket diberi bingkai nomor 3
Panel kalkulator untuk paket Riset Pro. Toko dan akun di gambar ini data contoh.

Langkah 4. Toko beda antar-browser? Klik chip Sinkron gagal

Kalau chip di Toko Anda tertulis Sinkron gagal, login ulang, klik chipnya: ia langsung membuka login Google, lalu sinkron dicoba lagi. Sesi Google hanya hidup sekitar satu jam, jadi chip ini sesekali memerah setelah dashboard lama ditinggal.

Chip Sinkron gagal, login ulang diberi bingkai nomor 4
Chip sinkron yang gagal. Toko dan akun di gambar ini data contoh.
Angka terjual mentok "10RB+"? Extension mencoba mengambil angka aslinya, tapi Shopee kadang menolak permintaan itu. Angka lain tetap akurat.
Pengumpulan produk berhenti? Shopee membatasi laju. Extension otomatis mundur lalu mencoba lagi beberapa menit kemudian, jadi tak perlu melakukan apa pun. Kalau setelah itu masih berhenti, tutup tab Shopee lalu buka lagi.

Melapor masalah ke kami? Hubungi kami lewat halaman dukungan. Sertakan keyword atau tautan halaman Shopee-nya dan tangkapan layar panel Risetika, supaya kami bisa mengulang keadaan yang sama.