Semua artikel

RISET PRODUK

SEO Shopee: Cara Agar Produk Muncul di Pencarian

SEO Shopee menurut Pusat Edukasi Penjual: faktor yang dinilai, cara memilih kata kunci yang bisa dikejar, dan contoh hitung biaya iklan tiga skenario.

SEO Shopee adalah cara mengatur halaman produk supaya mesin pencari Shopee mencocokkannya dengan kata yang diketik pembeli dan menaruhnya lebih tinggi. Menurut Pusat Edukasi Penjual Shopee, yang ikut dinilai adalah nama dan deskripsi, kategori dan atribut, harga, foto dan video, reputasi produk dan toko, serta jasa kirim dan metode pembayaran. Sebelum merapikan semua itu, pilih kata kunci yang lawannya masih bisa Anda kejar: bagi rata-rata omzet per produk di hasil pencarian dengan harga rata-ratanya, lalu cek apakah biaya mengejar penjualan sebanyak itu masih tertutup laba.

Angka di tangkapan layar dan contoh hitung artikel ini adalah data contoh rekaan untuk dua keyword sprei, bukan data Shopee. Shopee juga tidak menerbitkan bobot tiap faktor, jadi bagian yang berupa patokan kami sendiri kami tandai.

Apa yang dinilai mesin pencari Shopee

Dua halaman Pusat Edukasi Penjual Shopee membahas ini: Tips Memunculkan Produk pada Halaman Pencarian (tertanggal 06-02-2023) dan SEO (Search Engine Optimisation) (tertanggal 12-12-2022). Keduanya kami buka pada 15 Oktober 2026. Ringkasannya:

FaktorYang ditulis ShopeeYang bisa Anda kerjakan
Nama dan deskripsiKata kunci disebut sebagai "kunci" utama pencarian. Shopee menyarankan memikirkan salah ketik pembeli, misalnya "Carjer" untuk charger, dan bahasa slang.Taruh kata kunci utama di awal nama produk. Tulis deskripsi yang lengkap dan akurat.
Kategori dan atributMesin pencari mencocokkan nama, kategori, atribut, dan informasi lain tentang produk. Spam kategori atau kategori yang salah membuat produk diblokir sementara oleh sistem.Pilih kategori sampai sub-kategori terdalam. Isi semua atribut, termasuk merek bila merek Anda terdaftar.
HargaDisebut sebagai salah satu tolok ukur halaman produk ideal, tanpa penjelasan lebih lanjut.Cocokkan dengan rentang harga yang laku di kata kunci itu.
Foto dan videoMesin pencari mengurutkan 2.000 foto yang sesuai dengan pencarian. Pembeli juga bisa memakai filter Dengan Video.Pakai foto utama yang relevan dan tidak sama dengan foto toko lain. Tambahkan video.
ReputasiReputasi produk dan reputasi toko (tipe penjual, penilaian toko, jumlah pengikut, performa chat) membantu posisi. Makin tinggi poin penalti, makin besar kemungkinan posisi produk diturunkan.Jaga penilaian, balas chat, hindari pelanggaran yang memberi poin penalti.
Jasa kirim dan pembayaranPilihan jasa kirim yang lengkap membantu posisi. Jasa kirim dengan COD (bayar di tempat) masih dipilih mayoritas pengguna Shopee.Aktifkan jasa kirim yang cocok dengan barangnya, misalnya Instant atau Same Day untuk frozen food.

Yang tidak tertulis di kedua halaman itu: seberapa besar bobot tiap faktor, dan apakah iklan ikut menaikkan peringkat organik. Kalau ada yang menyebut persentase bobot algoritma Shopee, tanyakan sumbernya.

Langkah 1: pilih kata kunci yang bisa Anda kejar

Shopee menyarankan dua sumber kata kunci. Pertama, rekomendasi yang muncul saat Anda mengetik di kolom pencarian Shopee. Kedua, fitur Iklan Pencarian Produk, yang menampilkan Kualitas Pencarian, Volume Pencarian, dan Harga Rekomendasi tiap kata kunci. Keduanya menjawab "apa yang dicari orang". Keduanya belum menjawab "siapa yang sudah menunggu di sana". Cara mengumpulkan daftar kata kunci dari rekomendasi itu ada di artikel kata kunci yang banyak dicari di Shopee.

Untuk pertanyaan kedua, lihat penjualan produk yang sudah tampil untuk kata kunci itu. Panel Riset Market Risetika membaca produk teratas di hasil pencarian Shopee (paket Riset Pro atau Pro Max), dan menu Riset Pasar di dashboard bisa membandingkan dua keyword berdampingan.

Riset Pasar Risetika mode banding dengan data contoh: sprei 160x200 market size Rp 2.3 M, rata-rata omzet per produk Rp 37.5 Jt, harga rata-rata Rp 125.317; sprei 160x200 tinggi 40 cm market size Rp 341.1 Jt, rata-rata omzet per produk Rp 5.7 Jt, harga rata-rata Rp 139.283; masing-masing 60 produk
Riset Pasar, mode banding (data contoh). Baris Rata-rata Omzet / Produk dan Harga Rata-rata sudah cukup untuk menaksir berapa pcs yang dijual tiap lawan per bulan.

Cara membacanya: rata-rata omzet per produk dibagi harga rata-rata sama dengan perkiraan pcs terjual per produk per bulan. Di data contoh:

  • sprei 160x200: Rp 37,5 juta dibagi Rp 125.317 = sekitar 299 pcs per bulan, kira-kira 10 pesanan per hari untuk tiap produk.
  • sprei 160x200 tinggi 40 cm: Rp 5,7 juta dibagi Rp 139.283 = sekitar 41 pcs per bulan, kira-kira 1,4 pesanan per hari.

Ini rata-rata, jadi ditarik naik oleh beberapa produk terlaris. Angka ini kami pakai sebagai ukuran lawan, bukan rumus algoritma. Shopee tidak menyebut jumlah terjual sebagai faktor peringkat. Yang disebut adalah reputasi produk, dan listing baru tanpa pesanan belum punya penilaian dari pembeli.

Kartu Skor Peluang Risetika untuk keyword sprei 160x200 dengan data contoh: skor 65 dari 100 Layak dicoba, pasar Rp 2,3 miliar, 3 toko teratas memegang 28%, listing di bawah 6 bulan hanya memegang 3% omzet dengan ambang bagus 18%, rentang harga laku Rp 104-150 ribu
Skor Peluang keyword utama (data contoh). Kotak "Toko baru susah" menunjukkan listing berumur di bawah 6 bulan baru memegang 3% omzet keyword ini.

Kartu Skor Peluang menambah satu sinyal yang penting untuk SEO: berapa persen omzet keyword dipegang listing berumur di bawah 6 bulan. Di data contoh, keyword utama hanya 3%, sedangkan keyword panjangnya 30%. Artinya di keyword panjang, listing baru sudah ikut kebagian pembeli. Ambang 18% di kartu itu adalah patokan Risetika, bukan aturan Shopee. Cara membaca sinyal lain di kartu ini ada di artikel cara melihat persaingan produk di Shopee. Berapa lama listing baru biasanya butuh waktu sampai muncul dan laku dibahas di artikel produk baru Shopee berapa lama.

Contoh hitung: keyword utama atau keyword panjang

Misalkan Anda menjual sprei katun 160x200 tinggi 40 cm seharga Rp 129.000 dengan perkiraan laba sebelum iklan Rp 25.000 per pesanan. Keduanya angka contoh (cara menghitung laba Anda sendiri ada di artikel menghitung keuntungan jualan di Shopee). Listing baru belum punya pesanan, jadi pesanan awal biasanya dibantu iklan. Pertanyaannya: berapa biaya iklan untuk mendapat satu pesanan, dibanding laba Rp 25.000 itu?

Dua rumus yang dipakai:

  • Biaya iklan per pesanan = biaya per klik dibagi tingkat konversi.
  • Batas biaya per klik agar impas = laba per pesanan dikali tingkat konversi.

Biaya per klik dan tingkat konversi di bawah adalah asumsi. Angka Anda sendiri ada di dashboard iklan; cara membacanya ada di artikel CPC Shopee dan conversion rate Shopee.

A: keyword utamaB: keyword panjangC: halaman lemah
Kata kuncisprei 160x200sprei 160x200 tinggi 40 cmsprei 160x200 tinggi 40 cm
Halaman produkrapirapifoto dan deskripsi belum meyakinkan
Biaya per klik (asumsi)Rp 1.000Rp 600Rp 600
Tingkat konversi (asumsi)2%4%2%
Biaya iklan per pesananRp 50.000Rp 15.000Rp 30.000
Sisa dari laba Rp 25.000rugi Rp 25.000untung Rp 10.000rugi Rp 5.000
Batas biaya per klikRp 500Rp 1.000Rp 500
Keputusanjangan dikejar dulukejarperbaiki halaman dulu

Skenario A, keyword utama. Menyamai 10 pesanan sehari butuh 10 dibagi 2% = 500 klik. Biayanya 500 × Rp 1.000 = Rp 500.000 per hari, sementara laba sebelum iklan 10 × Rp 25.000 = Rp 250.000. Hasilnya rugi Rp 250.000 per hari. Cek balik: 500 klik × 2% = 10 pesanan, dan Rp 250.000 dikurangi Rp 500.000 = minus Rp 250.000, sama dengan 10 × minus Rp 25.000.

Skenario B, keyword panjang. Menyamai 41 pesanan sebulan butuh 41 dibagi 4% = 1.025 klik. Biayanya 1.025 × Rp 600 = Rp 615.000, sementara laba sebelum iklan 41 × Rp 25.000 = Rp 1.025.000. Sisanya Rp 410.000. Cek balik: 1.025 klik × 4% = 41 pesanan, dan Rp 410.000 dibagi 41 = Rp 10.000 per pesanan, sama dengan Rp 25.000 dikurangi Rp 15.000.

Skenario C, keyword panjang dengan halaman lemah. Kata kuncinya sama dengan B, tetapi konversinya hanya 2%. Untuk 41 pesanan butuh 2.050 klik, biayanya Rp 1.230.000, sedangkan labanya tetap Rp 1.025.000. Rugi Rp 205.000. Cek balik: 2.050 × 2% = 41 pesanan, dan minus Rp 205.000 dibagi 41 = minus Rp 5.000 per pesanan. Di sini yang perlu diperbaiki dulu adalah nama, foto, dan deskripsi produk, baru iklannya.

Cara hitung yang keliru adalah membandingkan biaya per klik langsung dengan laba. Rp 1.000 terlihat kecil dibanding Rp 25.000, seolah masih tersisa Rp 24.000. Padahal dengan konversi 2%, satu pesanan butuh 50 klik, jadi hasil sebenarnya rugi Rp 25.000. Selisih perkiraannya Rp 49.000 untuk setiap pesanan.

Target "menyamai rata-rata penjualan lawan" adalah patokan kasar kami, belum diuji terhadap posisi produk yang sebenarnya di pencarian Shopee. Pakai untuk membandingkan dua keyword, bukan sebagai janji peringkat.

Langkah 2: rapikan nama, kategori, dan atribut

Setelah kata kuncinya dipilih, masukkan ke tempat yang dicocokkan mesin pencari Shopee:

  • Nama produk. Kata kunci utama di depan, lalu pembeda seperti ukuran dan bahan. Shopee juga menyarankan menyebut jenis kelamin produk bila relevan, misalnya "Jaket Wanita" atau "Celana Pria". Format lengkapnya ada di artikel cara membuat judul produk di Shopee.
  • Deskripsi. Lengkap dan akurat, menjawab hal yang sering ditanyakan pembeli. Contoh menyusunnya dari keluhan ulasan pesaing ada di artikel cara membuat deskripsi produk di Shopee.
  • Kategori dan atribut. Banyak pembeli mengetik atribut sebagai kata kunci, misalnya ukuran atau bahan. Atribut yang kosong berarti satu kesempatan cocok yang hilang.
  • Deskripsi toko. Halaman SEO di Pusat Edukasi Penjual menyarankan menambah deskripsi toko berisi kata kunci lewat komponen Teks di Dekorasi Toko.

Langkah 3: foto, video, jasa kirim, dan COD

Mesin pencari Shopee mengurutkan 2.000 foto yang sesuai dengan pencarian, jadi foto utama yang sama persis dengan foto toko lain tidak memberi pembeda. Video membuat produk bisa ikut tampil saat pembeli memakai filter Dengan Video. Untuk pengiriman, aktifkan jasa kirim yang memang dipakai pembeli barang Anda, dan pertimbangkan COD karena Shopee menulis metode ini masih dipilih mayoritas penggunanya.

Kenapa produk tidak muncul di pencarian Shopee

  • Kata kunci tidak ada di nama, kategori, atau atribut. Mesin pencari mencocokkan ketiganya. Kalau pembeli mengetik "tinggi 40 cm" dan angka itu hanya ada di foto, produk Anda tidak cocok.
  • Kategori salah atau spam kategori. Menurut Shopee, ini membuat produk diblokir sementara oleh sistem.
  • Poin penalti. Makin tinggi tingkat penalti, makin besar kemungkinan posisi produk diturunkan.
  • Kata kunci terlalu ramai untuk listing baru. Produk sebenarnya muncul, tetapi jauh di bawah ratusan produk yang sudah punya penjualan dan penilaian. Cek dengan sinyal listing baru seperti di Skenario A.

Cara mengukur hasil SEO Shopee

Ubah satu hal dalam satu waktu, misalnya nama produk, lalu catat tanggalnya. Bandingkan kunjungan dan pesanan produk itu 4 minggu sebelum dan 4 minggu sesudah perubahan. Kalau Anda mengubah nama, foto, dan harga sekaligus, Anda tidak akan tahu mana yang bekerja. Untuk melihat apakah posisi produk membaik di kata kunci target, panen ulang keyword itu di Riset Market dan lihat apakah produk Anda sudah terbaca di antara produk teratas hasil pencarian.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah SEO Shopee berbayar?

Tidak. Merapikan nama, deskripsi, kategori, atribut, foto, dan jasa kirim tidak dipungut biaya oleh Shopee. Yang berbayar adalah iklan, misalnya Iklan Pencarian Produk, dan biayanya dihitung terpisah dari SEO.

Apakah iklan Shopee menaikkan peringkat organik?

Dua halaman Pusat Edukasi Penjual Shopee yang kami buka pada 15 Oktober 2026 tidak menyatakan hal itu. Yang tertulis adalah reputasi produk dan toko ikut menentukan posisi. Karena itu artikel ini memperlakukan iklan sebagai cara mendapat pesanan pertama, dan menghitung apakah biayanya masih tertutup laba.

Berapa lama hasil SEO Shopee terlihat?

Kami tidak menemukan angka resmi dari Shopee soal ini. Yang bisa Anda lakukan adalah mengubah satu hal dalam satu waktu, mencatat tanggalnya, lalu membandingkan kunjungan dan pesanan 4 minggu sebelum dan sesudahnya.

Apa bedanya SEO Shopee dengan SEO Google?

SEO Google mengatur halaman supaya muncul di hasil pencarian Google. SEO Shopee, menurut definisi Pusat Edukasi Penjual, adalah proses meningkatkan visibilitas toko agar lebih mudah ditemukan di halaman pencarian Shopee. Mesin pencarinya berbeda, jadi faktor yang dinilai juga berbeda, misalnya kategori, atribut, dan jasa kirim.

Apa itu Shopee Related Search?

Istilah ini biasanya dipakai untuk rekomendasi kata kunci yang muncul saat Anda mengetik di kolom pencarian Shopee. Pusat Edukasi Penjual menyarankan memakai rekomendasi itu untuk menemukan kata kunci, lalu memeriksa persaingannya sebelum memakai kata kunci tersebut di nama produk.

Baca angka pasarnya sendiri

Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.