Jualan yang Laku Setiap Hari di Shopee: Cara Uji
Jualan yang laku setiap hari di Shopee bisa diuji dari dua angka hasil pencarian: porsi omzet listing muda dan laju 30 hari, plus contoh 3 keputusan stok.
Jualan yang laku setiap hari di Shopee tidak bisa dipastikan dari daftar ide, tetapi bisa diuji dengan dua angka dari hasil pencarian satu keyword: berapa persen omzet 30 hari yang dipegang listing berumur di bawah 6 bulan, dan omzet 30 hari dibagi rata-rata omzet bulanan sejak listing tayang. Produknya laku sepanjang tahun bila listing muda memegang kurang dari separuh omzet dan hasil bagi itu sekitar 1. Hasil bagi di atas 1,4 berarti musim sedang puncak, sedangkan listing muda yang memegang lebih dari separuh omzet berarti tren.
Bedanya penting untuk stok. Produk yang laku sepanjang tahun (sering disebut produk evergreen) aman diisi stok rutin. Produk musiman dan produk tren laku keras sebentar, lalu turun, dan stok yang dibeli saat ramai bisa tertahan berbulan-bulan.
Kenapa daftar ide jualan belum cukup
Halaman yang muncul untuk pencarian ini umumnya berisi 7 sampai 20 ide jualan: makanan ringan, perawatan diri, aksesori HP, perlengkapan rumah. Beberapa menulis syarat yang tepat, misalnya permintaan "stabil sepanjang tahun" atau "tidak musiman". Dari lima halaman teratas yang kami buka pada 25 Oktober 2026, tidak ada yang menunjukkan cara mengujinya dengan angka.
Masalahnya, kategori yang sama bisa berisi pasar yang sangat berbeda. "Perlengkapan rumah" mencakup kaos kaki yang dibeli kapan saja dan payung yang ramai di musim hujan. Jadi yang perlu diuji bukan kategorinya, tetapi keyword yang benar-benar akan Anda jual.
Dua angka yang membedakan tahan lama, musiman, dan tren
| Pola pasar | Porsi omzet listing di bawah 6 bulan | Omzet 30 hari dibagi laju seumur listing | Arti untuk stok |
|---|---|---|---|
| Tahan lama (laku setiap hari) | kurang dari separuh | sekitar 1, tidak di atas 1,4 | stok rutin, isi ulang berkala |
| Musim sedang puncak | kurang dari separuh | di atas 1,4 | stok hanya untuk sisa musim |
| Tren atau pasar muda | lebih dari separuh | bisa terlihat normal | stok uji kecil, isi ulang cepat |
Ambang separuh (50%) untuk angka pertama adalah patokan kasar kami, belum diuji pada data pasar sungguhan. Ambang 1,4 untuk angka kedua sama dengan ambang filter Produk sedang trend di Risetika. Keduanya ambang Risetika, bukan aturan Shopee.
Angka 1: porsi omzet dari listing muda
Listing muda adalah produk yang diunggah kurang dari 6 bulan lalu. Kalau pasar sebuah keyword sudah lama ada, sebagian besar omzetnya biasanya dipegang listing yang sudah bertahun-tahun tayang. Kalau sebagian besar omzet justru dipegang listing yang baru berumur beberapa minggu, pembeli baru datang belakangan: tanda tren, atau pasar yang baru terbentuk.
Di Risetika, angka ini tampil di kartu Skor Peluang bagian "Toko baru bisa tembus" (atau "Toko baru susah"), dengan kalimat "omzet sudah dipegang listing di bawah 6 bulan". Diagram Omzet 30 Hari per Umur Listing di bawahnya memperlihatkan sebarannya per kelompok umur. Cara membaca diagram itu ada di panduan Rentang Harga & Umur Listing, dan cara melihat umur satu listing ada di artikel cara melihat tanggal upload produk di Shopee.
Angka 2: omzet 30 hari dibanding laju seumur listing
Angka kedua membandingkan bulan ini dengan kebiasaan pasarnya. Rumusnya memakai tiga ubin di panel Riset Market:
Rasio = Market size (omzet 30 hari) dibagi (Rata-rata omzet/bln dikali Produk dianalisis)
Market size adalah jumlah harga dikali terjual 30 hari dari semua produk yang terkumpul. Rata-rata omzet/bln adalah rata-rata dari harga dikali total terjual dibagi umur tiap listing, jadi angkanya mewakili laju sejak tayang. Dikali jumlah produk, hasilnya laju bulanan seluruh pasar. Hitungan ini hanya pas bila semua produk punya angka; kalau sebagian kosong, hasilnya taksiran kasar.
Hasil sekitar 1 berarti bulan ini sama dengan biasanya. Hasil di atas 1,4 berarti pasar sedang jauh lebih ramai dari lajunya sendiri, entah karena musim atau karena sedang naik. Hasil jauh di bawah 1 berarti pasar sedang sepi dibanding biasanya.
Untuk cek cepat per produk, pakai filter Produk sedang trend. Filter ini meloloskan listing yang terjual minimal 20 pcs dalam 30 hari dan minimal 1,4 kali laju bulanan seumurnya (listing di bawah 3 bulan cukup 20 pcs). Kalau hampir semua produk laris lolos filter ini, pasar sedang di atas normal. Letak filter dijelaskan di panduan Urutkan & Filter Produk. Penilaian satu produk yang sedang naik dibahas lebih rinci di cara melihat produk trending di Shopee.
Contoh hitung: tiga keyword, tiga keputusan stok
Tiga keyword di bawah memakai angka contoh yang kami buat untuk tangkapan layar, bukan data Shopee. Masing-masing berisi 360 produk, sama dengan jumlah produk sekali muat di Riset Market. Untuk keputusan stok, anggap toko Anda menjual 120 pcs di bulan pertama dan ingin menyiapkan stok 2 bulan, yaitu 240 pcs. Anggap juga setelah musim lewat, laju pasar kembali ke laju seumurnya.
Skenario A: kaos kaki, laku sepanjang tahun
Listing di bawah 6 bulan memegang 16% omzet, jauh di bawah separuh. Rasionya Rp381.226.500 dibagi (Rp1.065.605 x 360 = Rp383.617.800) = 0,99. Hanya 13 dari 360 produk lolos filter Produk sedang trend. Kesimpulannya: pasar ini laku dengan laju yang sama sepanjang waktu.
Stok: bulan kedua kira-kira 120 dibagi 0,99 = 121 pcs. Cek balik: 120 + 121 = 241, lebih dari 240, jadi stok 2 bulan habis tanpa sisa. Modalnya 240 x Rp6.000 = Rp1.440.000, dan tidak ada yang tertahan.
Skenario B: payung lipat, musim sedang puncak
Listing muda hanya memegang 9% omzet, jadi pasarnya lama. Tetapi rasionya Rp1.416.908.500 dibagi (Rp1.664.773 x 360 = Rp599.318.280) = 2,36, jauh di atas 1,4. Sebanyak 242 dari 360 produk lolos filter Produk sedang trend, termasuk listing yang sudah bertahun-tahun tayang. Produk lama yang tiba-tiba laku dua kali lipat lajunya adalah ciri musim.
Stok: kalau musim selesai setelah bulan pertama, bulan kedua kira-kira 120 dibagi 2,36 = 51 pcs. Sisa stok 240 - 120 - 51 = 69 pcs. Dengan HPP Rp28.000, ada 69 x Rp28.000 = Rp1.932.000 yang tertahan dari modal Rp6.720.000. Cek balik: 120 + 51 + 69 = 240. Keputusan: stok cukup untuk sisa musim saja, lalu isi ulang sedikit-sedikit.
Skenario C: gelang manik nama, tren
Rasionya Rp738.126.000 dibagi (Rp1.915.913 x 360 = Rp689.728.680) = 1,07, terlihat normal. Kalau hanya melihat angka ini, gelang tampak seperti kaos kaki. Angka pertama yang membongkarnya: 98% omzet dipegang listing di bawah 6 bulan. Laju seumur listing muda memang sama dengan laju bulan ini, karena umurnya baru satu atau dua bulan, jadi rasionya tidak bisa mendeteksi tren.
Stok: jangan langsung 240 pcs (240 x Rp9.000 = Rp2.160.000). Mulai dengan stok uji 60 pcs, sekitar dua minggu penjualan, yaitu 60 x Rp9.000 = Rp540.000, lalu isi ulang setiap kali habis selama penjualan masih jalan.
| A kaos kaki | B payung lipat | C gelang | |
|---|---|---|---|
| Listing di bawah 6 bulan | 16% | 9% | 98% |
| Rasio 30 hari / laju seumur | 0,99 | 2,36 | 1,07 |
| Lolos Produk sedang trend | 13 dari 360 | 242 dari 360 | 140 dari 360 |
| Pola | tahan lama | musim puncak | tren |
| Keputusan stok | 240 pcs habis | sisa 69 pcs, Rp1.932.000 | uji 60 pcs, Rp540.000 |
Kedua angka saling melengkapi. Skenario B lolos angka pertama tetapi gagal di angka kedua; Skenario C lolos angka kedua tetapi gagal di angka pertama. Hanya keyword yang lolos keduanya yang layak disebut laku setiap hari. Laku setiap hari juga belum berarti untung: hitung dulu potongan dan laba per pesanan dengan cara menghitung keuntungan jualan di Shopee, dan atur titik isi ulangnya dengan cara menghitung stok minimum.
Cek ulang di bulan lain sebelum stok besar
Satu kali cek hanya memotret satu bulan. Pasar musiman yang sedang sepi bisa terlihat seperti pasar tahan lama dengan rasio di bawah 1. Karena itu, sebelum membeli stok besar:
- Buka keyword yang sama lagi satu sampai tiga bulan kemudian. Risetika menyimpannya di daftar Keyword terakhir, jadi Market size dan rasionya bisa dibandingkan. Pasar tahan lama memberi angka yang mirip; pasar musiman naik turun.
- Lihat grafik keyword itu di Google Trends dengan rentang 5 tahun. Puncak yang berulang di bulan yang sama setiap tahun adalah tanda musim.
- Pecah keyword yang lebar menjadi beberapa keyword yang lebih sempit, karena satu kategori bisa berisi pola yang berbeda. Caranya ada di cara mencari niche produk di Shopee.
Batas cara ini
- Angka terjual 30 hari datang dari Shopee, dan urutan Terlaris di Shopee memang diurutkan dari jumlah produk terjual setiap bulannya (Pusat Edukasi Penjual Shopee). Total terjual seumur listing dan umur listing juga dari data yang dikirim Shopee, jadi laju seumur adalah taksiran.
- Umur listing dihitung dari tanggal produk dibuat. Listing yang diunggah ulang terlihat muda, dan listing lama bisa saja sudah diganti isinya, jadi porsi listing muda bisa sedikit melenceng.
- Panel hanya membaca produk yang muncul di hasil pencarian keyword itu, 360 produk per muat. Untuk pasar besar, klik Muat lebih banyak (+360) sebelum menghitung.
- Untuk hitungan yang lebih rinci, unduh CSV Riset Market: kolom Omzet 30 Hari, Rata-rata Omzet per Bulan, dan Umur Listing (bulan) bisa dijumlahkan sendiri di spreadsheet. Caranya di cara download data produk Shopee ke Excel.
Kalau ingin mencoba pada keyword Anda sendiri, buka hasil pencarian Shopee dengan Risetika terpasang, tunggu panel Riset Market selesai mengumpulkan produk, lalu baca kartu Skor Peluang dan tiga ubin di bawahnya. Langkah lengkapnya ada di panduan Riset Market Size.
Pertanyaan yang sering muncul
Jualan apa yang laku setiap hari di Shopee?
Tidak ada satu daftar yang berlaku untuk semua toko. Artikel ide jualan sering menyebut kebutuhan rutin seperti makanan ringan, perawatan diri, dan perlengkapan rumah, tetapi keyword di dalam kategori yang sama bisa tahan lama, musiman, atau tren. Uji keyword yang akan Anda jual: listing di bawah 6 bulan memegang kurang dari separuh omzet, dan omzet 30 hari tidak lebih dari 1,4 kali laju seumur listing.
Apa beda produk evergreen dan produk musiman?
Produk evergreen laku dengan laju yang mirip sepanjang tahun, jadi omzet 30 harinya mendekati rata-rata bulanan sejak tayang. Produk musiman laku keras di bulan tertentu: saat musimnya, listing lama pun terjual jauh di atas laju biasanya, lalu turun setelah musim lewat.
Apakah produk yang laku setiap hari pasti untung?
Belum tentu. Laku setiap hari hanya berarti permintaannya stabil. Untung atau tidak ditentukan harga jual, HPP, biaya admin dan program Shopee, serta biaya iklan. Hitung laba per pesanan dulu sebelum menambah stok.
Bisakah dicek tanpa Risetika?
Bisa, tetapi lambat. Anda perlu mencatat harga, terjual 30 hari, total terjual, dan tanggal upload tiap produk di hasil pencarian satu per satu, lalu menghitung porsi listing muda dan laju seumurnya di spreadsheet. Cara mencari tanggal upload satu produk ada di artikel cara melihat tanggal upload produk di Shopee.
Baca angka pasarnya sendiri
Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.