Semua artikel

RISET PRODUK

Cara Menentukan Target Penjualan per Bulan

Cara menentukan target penjualan per bulan di Shopee dari target laba: rumus, contoh kaos tiga skenario dengan cek balik, target harian, dan cek ke data pasar.

Cara menentukan target penjualan per bulan di Shopee: tambahkan laba bersih yang Anda inginkan dengan biaya tetap bulanan, lalu bagi dengan laba per pesanan setelah modal dan potongan Shopee. Hasilnya adalah target jumlah pesanan; kalikan dengan harga jual untuk target omzet, dan bagi 30 untuk target per hari. Terakhir, cek di data pasar berapa listing di kata kunci yang sama yang sudah mencapai omzet itu, supaya targetnya bisa dikejar dan bukan sekadar angka.

Rumus target penjualan per bulan

Target yang berguna dimulai dari uang yang ingin Anda bawa pulang, bukan dari omzet. Omzet adalah total uang pembeli sebelum dipotong apa pun. Laba adalah sisa setelah modal barang, kemasan, potongan Shopee, iklan, dan biaya tetap dibayar. Dua angka ini bisa berbeda jauh, dan bagian contoh di bawah menunjukkan selisihnya dalam rupiah.

  • Target pesanan per bulan = (target laba bersih + biaya tetap bulanan) ÷ laba per pesanan, dibulatkan ke atas.
  • Target omzet per bulan = target pesanan × harga jual.
  • Target per hari = target pesanan ÷ 30, dibulatkan ke atas.
  • Persentase pencapaian = pesanan selesai sejauh ini ÷ target pesanan × 100%.

Biaya tetap adalah biaya yang tetap keluar walau tidak ada pesanan, misalnya gaji admin, sewa tempat, atau langganan alat. Kalau target laba Anda nol, rumus pertama berubah menjadi titik impas. Hitungan impas dibahas lebih lengkap di artikel BEP penjualan Shopee; artikel ini melanjutkannya ke target bulanan, target harian, dan cek ke data pasar.

Langkah 1: hitung laba per pesanan setelah potongan Shopee

Laba per pesanan sering salah dihitung, karena potongan Shopee lupa dimasukkan. Untuk penjual Non-Star, dua potongan wajib berlaku hampir di setiap pesanan:

  • Biaya administrasi sesuai kategori. Untuk kaos pria (Pakaian Pria, Atasan) tarifnya 8,25% menurut tabel Rincian Biaya Penjual Shopee per Kategori Produk bertanggal 31-07-2026, dibaca 18 Oktober 2026. Persennya dihitung dari harga setelah diskon atau voucher yang Anda tanggung.
  • Biaya proses pesanan Rp1.250 untuk setiap transaksi yang selesai, menurut halaman Biaya Proses Pesanan. Ada pengecualian: penjual Non-Star yang mengunggah produk pertama sebelum 1 Agustus 2026 tidak dikenai biaya ini untuk 50 pesanan pertama sejak bergabung.

Pengecualian kedua menyangkut toko baru. Menurut halaman Biaya Administrasi Penjual Shopee, penjual yang mengunggah produk pertama antara 1 Januari 2025 dan 31 Juli 2026 bebas biaya administrasi sampai lebih dari 50 pesanan pertama selesai, atau sampai 6 bulan (180 hari) sejak produk pertama diunggah. Kalau toko Anda masih dalam masa itu, laba per pesanan sekarang lebih besar daripada nanti. Pakai angka setelah masa bebas biaya habis untuk target jangka panjang, supaya target tidak tiba-tiba meleset.

Program seperti Gratis Ongkir XTRA, Promo XTRA, komisi affiliate, dan iklan menambah potongan lagi. Rinciannya ada di artikel cara menghitung keuntungan jualan di Shopee. Kalau tidak ingin menghitung manual, Kalkulator ROAS Risetika di halaman produk mengisi harga dan kategori dari halaman itu, lalu menampilkan profit per produk setelah semua potongan yang Anda pilih (panduan Kalkulator ROAS di Halaman Produk).

Kalkulator ROAS Risetika versi 1.0.18 berisi data contoh kaos pria: harga jual Rp90.000, HPP Rp48.000, operasional Rp2.000, Non-Star, fee kategori 8,25% Rp7.425, proses pesanan Rp1.250, total biaya Shopee Rp8.675, profit kotor per produk Rp31.325, ROAS impas 2,9
Data contoh, bukan toko sungguhan. Kaos pria Rp90.000 dengan modal Rp48.000 dan kemasan Rp2.000 menyisakan Rp31.325 per pesanan setelah biaya administrasi 8,25% dan biaya proses Rp1.250. Angka inilah yang menjadi pembagi target.

Contoh hitung: kaos polos Rp90.000 dengan tiga skenario

Semua angka di bagian ini adalah angka contoh. Sebuah toko Non-Star menjual kaos polos pria seharga Rp90.000, satu kaos per pesanan, tanpa diskon atau voucher. Modal kaos Rp48.000 dan kemasan Rp2.000. Pemiliknya ingin laba bersih Rp5.000.000 sebulan, dan biaya tetapnya Rp1.500.000 sebulan.

Laba per pesanan sebelum iklan: Rp90.000 − Rp7.425 (biaya administrasi 8,25%) − Rp1.250 (biaya proses) − Rp48.000 − Rp2.000 = Rp31.325.

Skenario A: tanpa iklan

Target pesanan = (Rp5.000.000 + Rp1.500.000) ÷ Rp31.325 = 207,5, dibulatkan ke atas menjadi 208 pesanan per bulan. Target omzet = 208 × Rp90.000 = Rp18.720.000. Target per hari = 208 ÷ 30 = 6,9, jadi 7 pesanan per hari.

Cek balik: 208 × Rp31.325 = Rp6.515.600. Dikurangi biaya tetap Rp1.500.000, sisa Rp5.015.600. Target laba Rp5.000.000 tercapai; kelebihan Rp15.600 datang dari pembulatan ke atas.

Skenario B: dengan iklan Rp9.000 per pesanan

Misalkan rata-rata biaya iklan Rp9.000 untuk setiap pesanan. Artinya setiap Rp9.000 iklan menghasilkan omzet Rp90.000, atau ROAS 10. Supaya sederhana, biaya iklan dirata-rata ke semua pesanan, termasuk pesanan yang datang tanpa iklan. Laba per pesanan turun menjadi Rp31.325 − Rp9.000 = Rp22.325.

Target pesanan = Rp6.500.000 ÷ Rp22.325 = 291,2, dibulatkan menjadi 292 pesanan per bulan. Target omzet = 292 × Rp90.000 = Rp26.280.000. Target per hari = 292 ÷ 30 = 9,7, jadi 10 pesanan per hari.

Cek balik: 292 × Rp22.325 = Rp6.518.900, dikurangi Rp1.500.000 = Rp5.018.900. Laba yang dituju sama, tetapi toko harus menjual 84 pesanan lebih banyak daripada Skenario A. Iklan baru masuk akal kalau memang menambah pesanan sebanyak itu. Kalkulator di atas menunjukkan ROAS impas produk ini 2,9; di bawah angka itu, setiap pesanan dari iklan justru rugi. Cara membaca angka ini ada di artikel ROAS Shopee yang bagus berapa.

Skenario C: ikut Gratis Ongkir XTRA

Kembali tanpa iklan, tetapi toko ikut program Gratis Ongkir XTRA. Untuk kaos pria ukuran biasa, biayanya saat ini 6,5% (maksimal Rp40.000 per produk), menurut tabel tarif efektif 2 Mei 2026 di halaman Program Gratis Ongkir XTRA. Biaya per pesanan Rp5.850, sehingga laba per pesanan menjadi Rp25.475.

Target pesanan = Rp6.500.000 ÷ Rp25.475 = 255,2, dibulatkan menjadi 256 pesanan per bulan, atau 9 per hari (8,5 dibulatkan ke atas). Target omzet Rp23.040.000. Cek balik: 256 × Rp25.475 = Rp6.521.600, dikurangi Rp1.500.000 = Rp5.021.600.

Halaman yang sama memuat tabel baru: bila jadi diberlakukan mulai 1 Desember 2026 untuk penjual non-Shopee Mall, biaya kaos pria ukuran biasa menjadi 9,5% (maksimal Rp60.000 per produk), menurut Pusat Edukasi Penjual Shopee yang dibaca 18 Oktober 2026. Bila tarif 2026 itu berlaku, biaya per pesanan menjadi Rp8.550, laba per pesanan Rp22.775, dan target naik ke 286 pesanan (omzet Rp25.740.000). Hitungan utama di atas tetap memakai tarif yang berlaku hari ini. Pertimbangan ikut atau tidaknya ada di artikel Gratis Ongkir XTRA Shopee.

Kesalahan umum: target omzet disamakan dengan target laba

Banyak penjual menulis target "Rp6.500.000 sebulan" lalu mengejar omzet sebesar itu. Dengan harga Rp90.000, omzet Rp6.500.000 berarti 73 pesanan. Laba dari 73 pesanan = 73 × Rp31.325 = Rp2.286.725. Setelah biaya tetap Rp1.500.000, sisanya hanya Rp786.725, kurang Rp4.213.275 dari laba Rp5.000.000 yang diinginkan. Target dalam jumlah pesanan menghindari kekeliruan ini, karena setiap pesanan sudah membawa laba yang jelas.

SkenarioLaba per pesananTarget pesanan per bulanPer hariTarget omzet
A: tanpa iklanRp31.3252087Rp18.720.000
B: iklan Rp9.000 per pesananRp22.32529210Rp26.280.000
C: Gratis Ongkir XTRA 6,5%Rp25.4752569Rp23.040.000

Cek apakah target masuk akal dengan data pasar

Rumus hanya menjawab berapa yang Anda butuhkan. Ia tidak menjawab apakah pembeli di kata kunci itu sanggup memberi pesanan sebanyak itu ke satu listing. Untuk itu, bandingkan target omzet dengan omzet listing yang sudah ada.

Caranya dengan panel Riset Market Risetika: cari kata kunci produk Anda di Shopee, tunggu panel mengumpulkan produk, lalu urutkan menurut Omzet 30 Hari Terakhir (panduan Riset Market Size dan Urutkan & Filter Produk). Hitung berapa listing yang omzetnya di atas target Anda, dan berapa di antaranya yang masih baru. Omzet di panel adalah estimasi dari harga dikali jumlah terjual yang tampak, bukan laporan resmi Shopee.

Panel Riset Market Risetika dengan data contoh kata kunci kaos polos pria: 360 produk dianalisis, rentang harga Rp25.500 sampai Rp164.500, market size omzet 30 hari Rp1.744.512.000, rata-rata omzet per bulan Rp4.140.731, terjual per bulan 24.008 pcs, umur listing 1 bulan 1 hari sampai 3 tahun 4 bulan, plus diagram omzet per umur listing dan per rentang harga
Data contoh, bukan data Shopee sungguhan. Market size kata kunci contoh ini Rp1.744.512.000 sebulan dari 360 listing, tetapi rata-rata omzet satu listing hanya Rp4.140.731. Target Rp18.720.000 jauh di atas rata-rata, jadi yang perlu dicek adalah listing teratasnya.

Pada data contoh kaos polos pria di atas, hasil hitungannya:

  • Target Skenario A (Rp18.720.000): 27 listing sudah mencapainya. Listing peringkat 27 beromzet Rp19.096.000 dan peringkat 28 turun ke Rp16.180.500. Dari 79 listing yang umurnya di bawah 6 bulan, 4 sudah mencapai angka itu.
  • Target Skenario B (Rp26.280.000): hanya 14 listing yang mencapainya (peringkat 14 Rp27.318.000, peringkat 15 Rp25.596.000), dan hanya 1 yang berumur di bawah 6 bulan.

Keputusan untuk data contoh ini: target Skenario A bisa dikejar oleh satu listing, karena sudah ada beberapa listing baru yang mencapainya, walau artinya listing Anda harus masuk 27 besar dari 360. Target Skenario B untuk satu listing jauh lebih berat, karena hanya satu pendatang baru yang sampai ke sana. Pilihannya: bagi target ke dua produk, tekan biaya iklan per pesanan, atau mulai dengan target Skenario A dulu. Angka di kata kunci Anda pasti berbeda; yang dipakai adalah cara membacanya.

Daftar produk Risetika diurutkan menurut Omzet 30 Hari Terakhir dengan data contoh: kartu teratas Rp74.000, 1.595 terjual per bulan, omzet Rp118jt per bulan, disusul kartu beromzet Rp86jt, Rp71jt, Rp58jt, Rp49jt, Rp44jt, Rp39jt, dan Rp36jt
Data contoh. Setelah diurutkan menurut omzet, gulir sampai kartu yang omzetnya turun di bawah target Anda. Nomor urut kartu itu adalah peringkat yang harus dicapai listing Anda.

Untuk menghitung persis tanpa menggulir satu per satu, unduh datanya ke Excel lalu saring kolom omzet dan umur listing. Caranya ada di artikel cara download data produk Shopee ke Excel. Kalau ingin membandingkan dengan toko tertentu, bukan listing, gunakan cara di artikel cara melihat omset toko orang lain di Shopee.

Pecah target bulanan menjadi target per hari

Target bulanan terasa jauh, sedangkan target harian bisa dicek setiap sore. Bagi target pesanan dengan 30 dan bulatkan ke atas: 208 pesanan menjadi 7 per hari, 292 menjadi 10 per hari. Pembulatan ke atas memberi sedikit cadangan. Hari dengan pesanan sedikit akan terjadi, dan cadangan itu yang menutupnya.

Hitung dari pesanan yang selesai, bukan pesanan masuk. Biaya proses pesanan dikenakan pada transaksi terselesaikan, dan pesanan yang batal atau dikembalikan tidak membawa laba. Kalau toko Anda sering mengalami pembatalan, naikkan target pesanan masuk secukupnya berdasarkan catatan pembatalan toko sendiri.

Cara menghitung persentase pencapaian target

Persentase pencapaian = pesanan selesai sejauh ini ÷ target pesanan bulanan × 100%. Bandingkan dengan persentase hari yang sudah lewat. Contoh dengan angka Skenario A: pada hari ke-12, toko mencatat 70 pesanan selesai. Pencapaiannya 70 ÷ 208 × 100% = 33,7%, padahal 12 hari dari 30 sudah 40% dari bulan itu. Kalau sesuai jalur, toko seharusnya sudah di sekitar 83 pesanan.

Sisa target = 208 − 70 = 138 pesanan dalam 18 hari, atau 7,7 dibulatkan menjadi 8 pesanan per hari. Target harian naik dari 7 menjadi 8. Mengetahuinya di hari ke-12 jauh lebih berguna daripada baru sadar di akhir bulan.

Kalau target terlalu berat, apa yang diubah

Ada empat angka di rumus, dan masing-masing bisa digeser:

  • Laba per pesanan. Naikkan harga, turunkan modal, atau keluar dari program yang tidak menambah pesanan. Batas aman menaikkan harga dibahas di cara menaikkan harga di Shopee, dan cara menghitung harga dari target laba di cara menentukan harga jual di Shopee.
  • Biaya iklan per pesanan. Iklan yang mahal membuat target pesanan naik tajam, seperti selisih Skenario A dan B. Batas biaya iklan per pesanan dihitung di CPA Shopee.
  • Biaya tetap. Setiap Rp31.325 biaya tetap yang dipangkas mengurangi target satu pesanan pada contoh Skenario A.
  • Jumlah produk. Kalau data pasar menunjukkan hanya sedikit listing yang mencapai target, bagi target ke beberapa produk. Mencari produk kedua yang permintaannya masih terbuka dibahas di cara riset produk di Shopee.

Menurunkan target laba juga sah, terutama di bulan pertama. Target yang realistis dan tercapai lebih berguna untuk merencanakan stok dan iklan bulan berikutnya daripada target besar yang meleset jauh.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana mengubah target tahunan menjadi target bulanan?

Bagi target tahunan dengan 12 sebagai titik awal, lalu sesuaikan tiap bulan dengan riwayat penjualan toko sendiri, misalnya bulan kampanye besar yang biasanya lebih ramai. Setelah itu hitung ulang target pesanan setiap bulan, karena laba per pesanan ikut berubah saat harga atau tarif Shopee berubah.

Berapa target penjualan minimal agar toko tidak rugi?

Target minimal adalah titik impas: biaya tetap bulanan dibagi laba per pesanan. Pada contoh kaos di artikel ini, Rp1.500.000 dibagi Rp31.325 hasilnya 47,9, jadi 48 pesanan per bulan. Di bawah itu toko rugi walaupun omzetnya terlihat besar.

Bagaimana menentukan target kalau toko menjual banyak produk?

Hitung laba per pesanan untuk tiap produk utama, lalu bagi target laba ke produk-produk itu sesuai porsi penjualan yang Anda harapkan. Jumlahkan target pesanan semua produk. Produk dengan laba per pesanan kecil butuh pesanan lebih banyak untuk menyumbang laba yang sama.

Target sebaiknya ditulis dalam rupiah atau jumlah pesanan?

Pakai jumlah pesanan untuk kerja harian, karena setiap pesanan membawa laba yang jelas. Target omzet tetap berguna untuk dibandingkan dengan data pasar dan untuk laporan, asalkan dihitung dari target pesanan, bukan ditebak.

Bagaimana kalau toko belum punya data penjualan sama sekali?

Mulai dari data pasar. Lihat omzet listing yang umurnya di bawah 6 bulan di kata kunci yang sama, karena kondisi mereka mirip dengan toko baru. Tetapkan target bulan pertama di sekitar omzet listing baru itu, lalu ubah setelah punya catatan penjualan sendiri.

Baca angka pasarnya sendiri

Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.