Cara Menentukan Harga Reseller: Rumus dan Contoh
Cara menentukan harga reseller: hitung mundur dari harga eceran dikurangi potongan Shopee dan laba reseller, plus contoh tiga skenario dan cek baliknya.
Cara menentukan harga reseller yang aman adalah menghitung mundur dari harga eceran: harga reseller maksimal = harga eceran dikurangi potongan Shopee yang dibayar reseller (biaya administrasi kategori dan Rp1.250 per pesanan), dikurangi biaya kemasan reseller, dikurangi laba yang reseller butuhkan. Untuk keripik Rp35.000 dengan biaya admin 10%, kemasan Rp1.000, dan laba reseller Rp5.000, hasilnya Rp24.250, atau diskon sekitar 31% dari harga eceran. Diskon 20% pada produk yang sama hanya menyisakan Rp1.250 untuk reseller.
Setelah itu cek sisi Anda: harga reseller dikurangi modal harus masih menyisakan laba yang Anda mau. Tarif di artikel ini dibaca dari Pusat Edukasi Penjual Shopee pada 16 Oktober 2026. Di bawah ada rumusnya, potongan Shopee yang ditanggung reseller, contoh hitung tiga skenario dengan cek balik, kenapa diskon 20% hanya menyisakan Rp1.250, dan cara menjaga harga eceran ketika Anda juga berjualan di Shopee.
Rumus harga reseller dari harga eceran
Menghitung dari modal (modal ditambah untung Anda) memang perlu untuk sisi Anda, tetapi tidak menjamin reseller bisa menjual. Reseller menjual di harga eceran yang ditentukan pasar, lalu Shopee memotong biayanya dari harga itu. Jadi batas atas harga reseller ditentukan dari harga eceran, bukan dari modal Anda.
Harga reseller maksimal = harga eceran − (persen biaya admin × harga eceran) − Rp1.250 − biaya kemasan reseller − laba reseller.
Rumus itu dipakai dalam dua langkah:
- Tentukan harga eceran dulu. Ini harga yang dibayar pembeli di Shopee. Ambil dari rentang harga produk sejenis yang laku, bukan dari keinginan Anda. Cara membacanya ada di artikel cara melihat harga kompetitor di Shopee.
- Hitung mundur ke harga reseller, lalu bandingkan dengan modal Anda. Kalau harga reseller maksimal sudah di bawah modal, yang perlu diubah adalah modal, ukuran kemasan, atau produknya. Menaikkan harga reseller hanya memindahkan rugi ke reseller.
Jadi berapa persen harga reseller? Tidak ada persen yang berlaku untuk semua produk. Diskon minimal untuk reseller sama dengan persen biaya admin ditambah (Rp1.250 + kemasan + laba reseller) dibagi harga eceran. Pada contoh keripik di bawah, angkanya 10% + Rp7.250 / Rp35.000 = 30,71%. Produk yang lebih mahal butuh diskon persen yang lebih kecil, karena Rp1.250 dan biaya kemasan tidak ikut naik bersama harga.
Potongan Shopee yang ditanggung reseller
Reseller yang berjualan di Shopee membayar dua potongan wajib untuk setiap pesanan selesai:
- Biaya administrasi sebesar persen dari harga jual setelah diskon dan voucher yang ditanggung penjual. Untuk toko Non-Star dan Star/Star+, tarifnya 2,50% sampai 10,00% menurut kategori, berdasarkan tabel Rincian Biaya Penjual Shopee per Kategori Produk bertanggal 31 Juli 2026. Keripik & Kerupuk (Makanan Ringan) kena 10,00%. Tarif kategori Anda ada di artikel biaya admin Shopee.
- Biaya proses pesanan Rp1.250 per transaksi selesai, berlaku untuk transaksi sejak 20 Juli 2025 dan untuk semua tipe penjual. Rinciannya di artikel biaya proses pesanan Shopee.
Ada dua pengecualian untuk toko reseller yang masih baru. Penjual Non-Star yang meng-upload produk pertama antara 1 Januari 2025 dan 31 Juli 2026 bebas biaya administrasi sampai menyelesaikan lebih dari 50 pesanan pertama atau 180 hari sejak upload pertama. Penjual Non-Star yang meng-upload produk pertama sebelum 1 Agustus 2026 juga tidak dikenai biaya proses untuk 50 pesanan pertama. Masa bebas itu sementara, jadi tetap hitung harga reseller dengan tarif penuh. Kalau tidak, laba reseller langsung turun begitu masa bebasnya habis.
Program seperti Gratis Ongkir XTRA dan Promo XTRA bersifat opsional: biayanya hanya berlaku bila penjual bergabung. Kalau reseller Anda ikut program itu, tambahkan persennya ke persen biaya admin di rumus. Tarif programnya ada di artikel Gratis Ongkir XTRA Shopee.
Contoh hitung: keripik pedas dalam tiga skenario
Angka contoh: Anda memproduksi keripik singkong pedas 200 g dengan modal Rp14.000 per bungkus. Harga eceran yang laku di Shopee untuk produk sejenis Rp35.000. Reseller berjualan di Shopee sebagai toko Non-Star yang sudah lewat masa bebas, mengeluarkan Rp1.000 untuk kemasan per pesanan, satu bungkus per pesanan, dan butuh laba minimal Rp5.000 per bungkus. Tarif per sub kategori makanan, izin edar, dan aturan kirim frozen food dibahas di artikel biaya admin dan izin jualan makanan di Shopee.
Skenario A: reseller berjualan di Shopee
- Biaya admin: Rp35.000 × 10% = Rp3.500.
- Potongan Shopee per pesanan: Rp3.500 + Rp1.250 = Rp4.750.
- Harga reseller maksimal: Rp35.000 − Rp4.750 − Rp1.000 − Rp5.000 = Rp24.250.
- Dibulatkan ke bawah supaya mudah ditulis di daftar harga: Rp24.000 (68,57% dari harga eceran, diskon 31,43%).
Cek balik: Rp35.000 − Rp3.500 − Rp1.250 − Rp1.000 − Rp24.000 = Rp5.250 laba reseller per bungkus, sedikit di atas target Rp5.000 karena pembulatan. Laba Anda: Rp24.000 − Rp14.000 = Rp10.000 per bungkus. Keputusan: harga reseller Rp24.000 layak untuk kedua pihak.
Skenario B: reseller berjualan lewat WhatsApp, tanpa potongan Shopee
Reseller yang menjual langsung ke tetangga atau lewat WhatsApp tidak membayar biaya admin dan Rp1.250. Harga reseller maksimalnya Rp35.000 − Rp1.000 − Rp5.000 = Rp29.000.
Cek balik: kalau Anda memakai Rp29.000 sebagai harga reseller untuk semua orang, reseller Shopee tinggal mendapat Rp35.000 − Rp4.750 − Rp1.000 − Rp29.000 = Rp250 per bungkus. Sebaliknya, di harga Rp24.000 reseller WhatsApp mendapat Rp35.000 − Rp1.000 − Rp24.000 = Rp10.000. Keputusan: kalau sebagian reseller berjualan di Shopee, pakai harga dari Skenario A sebagai harga reseller umum. Harga Rp29.000 hanya cocok bila Anda sengaja membuat daftar harga terpisah untuk reseller luring.
Skenario C: reseller menurunkan harga eceran ke Rp32.000
Harga reseller tetap Rp24.000, tetapi satu reseller menjual Rp32.000 supaya lebih murah dari reseller lain. Biaya admin ikut turun menjadi Rp32.000 × 10% = Rp3.200.
Cek balik: Rp32.000 − Rp3.200 − Rp1.250 − Rp1.000 − Rp24.000 = Rp2.550 per bungkus, separuh dari target. Harga eceran terendah yang masih memberi laba Rp5.000 adalah (Rp24.000 + Rp1.250 + Rp1.000 + Rp5.000) / (1 − 10%) = Rp34.722, dibulatkan ke atas menjadi Rp34.800. Cek: Rp34.800 − Rp3.480 − Rp1.250 − Rp1.000 − Rp24.000 = Rp5.070. Keputusan: cantumkan harga jual yang disarankan Rp35.000 di daftar harga reseller, dan tunjukkan hitungan ini ke reseller: di bawah Rp34.800, laba mereka sendiri yang habis.
| Skenario | Harga eceran | Harga reseller | Laba reseller per bungkus | Laba Anda per bungkus |
|---|---|---|---|---|
| A, reseller di Shopee | Rp35.000 | Rp24.000 | Rp5.250 | Rp10.000 |
| B, reseller WhatsApp | Rp35.000 | Rp24.000 | Rp10.000 | Rp10.000 |
| B, harga Rp29.000 dipakai di Shopee | Rp35.000 | Rp29.000 | Rp250 | Rp15.000 |
| C, reseller turun harga | Rp32.000 | Rp24.000 | Rp2.550 | Rp10.000 |
Kenapa diskon reseller 20% hanya menyisakan Rp1.250
Misalkan Anda memberi reseller diskon tetap 20% dari harga eceran tanpa menghitung potongan Shopee. Pada keripik Rp35.000, harga resellernya Rp28.000. Reseller mengira labanya Rp35.000 − Rp28.000 = Rp7.000. Setelah potongan Shopee dan kemasan, sisanya Rp35.000 − Rp4.750 − Rp1.000 − Rp28.000 = Rp1.250 per bungkus. Selisih Rp5.750 itu adalah potongan yang tidak pernah masuk hitungan.
Laba Rp1.250 per bungkus tidak menyisakan ruang untuk iklan, voucher, atau retur. Satu retur saja bisa menghapus laba beberapa pesanan. Batas iklan yang masih aman dari sisa margin seperti ini dibahas di artikel margin keuntungan Shopee.
Menjaga harga eceran ketika Anda juga berjualan di Shopee
Kalau Anda juga membuka toko sendiri di Shopee sambil merekrut reseller, hitung dua jalur ini berdampingan. Pada contoh keripik, menjual sendiri di Rp35.000 memberi Anda Rp35.000 − Rp4.750 − Rp1.000 − Rp14.000 = Rp15.250 per bungkus, sedangkan lewat reseller Rp10.000. Selisih Rp5.250 itu tepat sebesar laba reseller, karena potongan Shopee dan kemasannya sama.
Masalah muncul ketika toko supplier menjual lebih murah dari harga jual yang disarankan ke reseller. Kalau Anda menjual Rp32.000 di toko sendiri, Anda masih untung, tetapi reseller yang mengikuti harga Anda hanya mendapat Rp2.550 seperti Skenario C. Tiga kebiasaan yang membantu:
- Tulis harga jual yang disarankan di daftar harga reseller, dan pakai harga yang sama di toko Anda sendiri. Tulis sebagai saran, bukan kewajiban di perjanjian: menurut ulasan Klinik Hukumonline tentang Pasal 8 UU Nomor 5 Tahun 1999, perjanjian yang melarang reseller menjual di bawah harga tertentu termasuk penetapan harga jual kembali minimum yang dilarang bila mengakibatkan persaingan usaha tidak sehat. Kalau ingin membuat aturan harga yang mengikat, tanyakan dulu ke ahli hukum.
- Kalau Anda ikut promo atau kampanye, beri tahu reseller lebih dulu dan beri harga reseller khusus untuk periode itu, supaya laba mereka tetap di atas target.
- Untuk agen atau distributor yang menyuplai reseller, hitung mundur sekali lagi: harga agen = harga reseller dikurangi laba yang agen butuhkan. Urutannya tetap dari harga eceran ke bawah.
Harga bertingkat untuk pembeli yang memesan banyak di toko Anda sendiri adalah soal lain. Cara menghitungnya ada di artikel harga grosir Shopee.
Menghitung harga reseller dengan Kalkulator ROAS Risetika
Kalkulator ROAS di halaman produk Shopee bisa dipakai untuk menguji harga reseller dari sisi reseller. Buka halaman produk sejenis, dan harga jual serta kategori produknya terisi sendiri dari halaman itu. Isi kolom HPP produk dengan harga reseller yang ingin Anda tawarkan dan kolom Operasional dengan biaya kemasan reseller. Profit kotor yang muncul adalah laba reseller per produk. Ubah angka HPP sampai profit kotornya sama dengan laba yang reseller butuhkan; angka itulah harga reseller maksimal Anda. Langkah lengkapnya ada di panduan Kalkulator ROAS di halaman produk.
Untuk memilih harga eceran sebelum menghitung, panel Riset Market menampilkan diagram omzet per rentang harga untuk satu kata kunci, jadi Anda bisa melihat di rentang harga mana omzet produk sejenis terkumpul. Cara membacanya ada di panduan Rentang Harga dan Umur Listing. Angka omzet Risetika adalah estimasi dari harga dikali jumlah terjual yang tampil, bukan data resmi Shopee.
Kesalahan saat menentukan harga reseller
- Menghitung dari modal saja. Modal ditambah untung Anda belum tentu menyisakan ruang untuk potongan Shopee dan laba reseller.
- Memakai diskon persen yang sama untuk semua produk. Rp1.250 dan biaya kemasan tetap dalam rupiah, jadi produk murah butuh diskon persen lebih besar dari produk mahal.
- Lupa tarif kategori. Biaya admin 2,50% dan 10,00% menghasilkan harga reseller yang jauh berbeda. Cek kategori produk Anda di tabel resmi.
- Memakai masa bebas biaya toko baru sebagai patokan. Hitung dengan tarif penuh, karena masa bebas selesai setelah 50 pesanan atau 180 hari.
- Tidak menulis harga jual yang disarankan. Tanpa angka itu, reseller tidak tahu bahwa menurunkan harga seperti Skenario C memotong laba mereka sendiri.
Untuk menghitung modal per bungkus sebelum semua langkah di atas, pakai panduan cara menghitung HPP jualan online. Kalau reseller Anda tidak menyetok barang dan Anda yang mengirim, perhitungannya mirip dropship; lihat untung dropship Shopee.
Pertanyaan yang sering muncul
Harga reseller itu apa?
Harga reseller adalah harga yang Anda tetapkan untuk orang yang membeli produk Anda untuk dijual lagi. Harga ini harus berada di bawah harga eceran dengan selisih yang cukup untuk menutup potongan marketplace, biaya kemasan, dan laba reseller.
Reseller biasanya ambil untung berapa persen?
Tidak ada angka baku dari Shopee atau aturan lain. Yang perlu dicek adalah rupiah yang tersisa setelah potongan Shopee dan kemasan. Pada contoh keripik di artikel ini, laba reseller Rp5.250 dari harga Rp35.000, atau 15% dari harga eceran.
Apakah harga reseller untuk reseller Shopee dan reseller offline harus dibedakan?
Tidak wajib, tetapi satu harga untuk semua sebaiknya dihitung dari reseller Shopee, karena mereka membayar biaya admin dan Rp1.250 per pesanan. Pada contoh keripik Rp35.000, harga Rp24.000 cocok untuk keduanya, sedangkan Rp29.000 hanya cocok untuk reseller offline.
Bagaimana kalau reseller saya ikut Gratis Ongkir XTRA atau Promo XTRA?
Tambahkan persen biaya program itu ke persen biaya admin di rumus, lalu hitung ulang. Program itu opsional dan biayanya hanya berlaku bila reseller bergabung, jadi tanyakan dulu program apa yang mereka ikuti.
Bagaimana menentukan harga untuk agen atau distributor?
Pakai cara yang sama satu tingkat lagi: mulai dari harga reseller yang sudah dihitung, lalu kurangi laba yang agen butuhkan. Hasilnya harus tetap di atas modal Anda; kalau tidak, rantai penjualannya terlalu panjang untuk harga eceran itu.
Apakah harga reseller perlu dihitung ulang kalau tarif Shopee berubah?
Ya. Biaya admin dihitung dari harga jual, jadi kenaikan tarif kategori langsung mengurangi laba reseller. Cek tabel tarif resmi di Pusat Edukasi Penjual Shopee beberapa kali setahun dan hitung ulang dengan rumus di artikel ini.
Baca angka pasarnya sendiri
Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.